Rabu, 22 Jul 2026 06:14 WIB

Kasus HIV di Jatim Tertinggi Nasional, DPRD Minta Edukasi Diperkuat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Nov 2025 12:39 WIB

selalu.id – Jawa Timur kembali mencatatkan diri sebagai provinsi dengan kasus HIV tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, jumlah Orang dengan HIV (ODHIV) mencapai 65.238 orang.

 

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Angka ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk DPRD Jawa Timur. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Yulianto, menekankan pentingnya langkah strategis untuk menekan laju penularan HIV melalui edukasi, deteksi dini, dan perluasan akses layanan kesehatan.

 

"Data ini menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus bersatu melakukan langkah nyata," ujar Hari Yulianto, Selasa (11/11/2025).

 

Dalam periode Januari hingga Maret 2025, tercatat 2.599 kasus baru HIV di Jawa Timur. Kasus terbanyak ditemukan di Sidoarjo, Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Minimnya pemahaman masyarakat tentang cara penularan HIV disebut menjadi faktor utama tingginya angka kasus.

 

Baca Juga: Dispendikbud Siapkan Langkah Khusus Tangani Ribuan Pelajar Sidoarjo yang Disebut Masuk Kelompok Anak dengan HIV/AIDS

Hari menjelaskan, perluasan edukasi publik dapat menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Ia juga mendorong masyarakat melakukan pencegahan melalui perilaku aman dan memanfaatkan layanan medis yang tersedia.

 

"Cegah lebih baik daripada mengobati. Tes dini dan pengobatan antiretroviral (ARV) terbukti efektif menekan jumlah virus sekaligus mencegah penularan ke orang lain," jelasnya.

 

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan, skrining, dan edukasi publik tentang HIV/AIDS. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial juga dinilai penting agar ODHIV tetap patuh menjalani pengobatan.

 

"Semakin cepat kita bergerak, semakin besar peluang menekan penularan. Tujuan akhirnya jelas, masyarakat Jawa Timur yang sehat, produktif, dan berdaya," pungkas Hari Yulianto.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.