Rabu, 21 Okt 2026 23:18 WIB

Kasus HIV di Jatim Tertinggi Nasional, DPRD Minta Edukasi Diperkuat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Nov 2025 12:39 WIB

selalu.id – Jawa Timur kembali mencatatkan diri sebagai provinsi dengan kasus HIV tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, jumlah Orang dengan HIV (ODHIV) mencapai 65.238 orang.

 

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Angka ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk DPRD Jawa Timur. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Yulianto, menekankan pentingnya langkah strategis untuk menekan laju penularan HIV melalui edukasi, deteksi dini, dan perluasan akses layanan kesehatan.

 

"Data ini menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus bersatu melakukan langkah nyata," ujar Hari Yulianto, Selasa (11/11/2025).

 

Dalam periode Januari hingga Maret 2025, tercatat 2.599 kasus baru HIV di Jawa Timur. Kasus terbanyak ditemukan di Sidoarjo, Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Minimnya pemahaman masyarakat tentang cara penularan HIV disebut menjadi faktor utama tingginya angka kasus.

 

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Hari menjelaskan, perluasan edukasi publik dapat menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Ia juga mendorong masyarakat melakukan pencegahan melalui perilaku aman dan memanfaatkan layanan medis yang tersedia.

 

"Cegah lebih baik daripada mengobati. Tes dini dan pengobatan antiretroviral (ARV) terbukti efektif menekan jumlah virus sekaligus mencegah penularan ke orang lain," jelasnya.

 

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan, skrining, dan edukasi publik tentang HIV/AIDS. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial juga dinilai penting agar ODHIV tetap patuh menjalani pengobatan.

 

"Semakin cepat kita bergerak, semakin besar peluang menekan penularan. Tujuan akhirnya jelas, masyarakat Jawa Timur yang sehat, produktif, dan berdaya," pungkas Hari Yulianto.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.