Rabu, 11 Feb 2026 02:14 WIB

Kasus HIV di Jatim Tertinggi Nasional, DPRD Minta Edukasi Diperkuat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Nov 2025 12:39 WIB

selalu.id – Jawa Timur kembali mencatatkan diri sebagai provinsi dengan kasus HIV tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, jumlah Orang dengan HIV (ODHIV) mencapai 65.238 orang.

 

Baca Juga: Peredaran Pupuk Bersubsidi Ilegal di Ngawi Digagalkan, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Angka ini menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak, termasuk DPRD Jawa Timur. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Yulianto, menekankan pentingnya langkah strategis untuk menekan laju penularan HIV melalui edukasi, deteksi dini, dan perluasan akses layanan kesehatan.

 

"Data ini menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus bersatu melakukan langkah nyata," ujar Hari Yulianto, Selasa (11/11/2025).

 

Dalam periode Januari hingga Maret 2025, tercatat 2.599 kasus baru HIV di Jawa Timur. Kasus terbanyak ditemukan di Sidoarjo, Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Minimnya pemahaman masyarakat tentang cara penularan HIV disebut menjadi faktor utama tingginya angka kasus.

 

Baca Juga: Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

Hari menjelaskan, perluasan edukasi publik dapat menghapus stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Ia juga mendorong masyarakat melakukan pencegahan melalui perilaku aman dan memanfaatkan layanan medis yang tersedia.

 

"Cegah lebih baik daripada mengobati. Tes dini dan pengobatan antiretroviral (ARV) terbukti efektif menekan jumlah virus sekaligus mencegah penularan ke orang lain," jelasnya.

 

Baca Juga: Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan, skrining, dan edukasi publik tentang HIV/AIDS. Dukungan keluarga dan lingkungan sosial juga dinilai penting agar ODHIV tetap patuh menjalani pengobatan.

 

"Semakin cepat kita bergerak, semakin besar peluang menekan penularan. Tujuan akhirnya jelas, masyarakat Jawa Timur yang sehat, produktif, dan berdaya," pungkas Hari Yulianto.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.