Jumat, 26 Jun 2026 17:28 WIB

Hari Jadi Kopri di Mojokerto, Gubernur Khofifah Tekankan Istiqomah

selalu.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Mojokerto Muhammad Albarra membuka Kick Off Hari Lahir (Harlah) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) ke-58 di Universitas KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Mojokerto.

 

Baca Juga: Dinilai Daerah Maju, LAN RI Pilih Kota Mojokerto Laboratorium Kepemimpinan

Acara tersebut juga dihadiri pengasuh pesantren setempat, Kiai Asep Saifuddin Chalim, dan sejumlah tokoh agama. Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah berpesan kepada kader Kopri agar istiqomah menapaki jalan keorganisasian.

 

"Kepada sahabat Kopri, pesan saya cuma satu istiqomah, yang kedua istiqomah, yang ketiga istiqomah, agar tidak banyak membuang waktu," ujar Gubernur Khofifah.

 

Ia berharap kader Kopri mampu menjadi panutan dalam menghadapi bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045.

 

"Saya ingin sahabat Kopri bisa menyiapkan diri sebaik mungkin. Tahun 2045 itu tidak lama. Sahabat semua bisa menjadi salah satu role model bagaimana menyiapkan kepemimpinan melalui Kor-PMII Putri," katanya.

 

Bupati Mojokerto Muhammad Albarra atau Gus Bupati turut menyampaikan pesan agar kader Kopri meneladani semangat perempuan tangguh masa Majapahit.

 

"Kami berharap Kopri menjadi penerus semangat para ratu Majapahit dalam wajah modern. Perempuan yang tangguh, terdidik, berjiwa sosial, dan berkomitmen terhadap keadilan," ucap Gus Bupati.

 

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Siapkan Ratusan Juta Septic Tank Bagi Warga MBR

Di Kabupaten Mojokerto, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintah daerah. Melalui program Perempuan Berkarya, Pemkab Mojokerto memberikan pelatihan dan bantuan modal usaha kepada ibu rumah tangga untuk memperkuat ekonomi keluarga.

 

"Beberapa kebijakan yang kami luncurkan salah satunya Perempuan Berkarya, di mana kami melibatkan IKM untuk memberi pelatihan, tidak hanya pelatihan tapi juga kami beri modal usaha untuk meningkatkan penghasilan keluarga," jelas Gus Bupati di hadapan kader PMII.

 

Setelah pembukaan dan peluncuran logo Harlah Kopri ke-58, Gubernur Khofifah bersama Gus Bupati meninjau Kampung Terpadu di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, dalam rangka Kunjungan Lapang Gubernur Jatim.

 

Peninjauan dilakukan di beberapa titik, antara lain RTH dengan fasilitas SPAM, MCK, dan Pos Kamling, lalu area pedestrian dan zona swafoto, rumah tidak layak huni (RTLH), serta drainase lingkungan.

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan

 

Giat peninjauan ditutup dengan pemeriksaan fasilitas sanitasi lingkungan. Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto berencana menindaklanjuti hasil peninjauan dengan pembangunan dan pemeliharaan kawasan secara kolaboratif bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

 

Rencana awal menyebutkan Pemprov Jatim menganggarkan Rp13 miliar lebih, Pemkab Mojokerto Rp2 miliar, dan Baznas Rp100 juta.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Percepat Proyek Flyover Gedangan yang Telan Anggaran Rp400 M

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memfokuskan penyelesaian pembebasan lahan. Proyek ini dibangun untuk mengurai kemacetan.

ASN Tewas Dalam Mobil di Bandara Juanda Itu Diduga Korban Kekerasan

Namun, hingga kini polisi belum dapat menyimpulkan lebih jauh karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.

Ternyata, Ini Alasan PLN Sidoarjo Padamkan Listrik Secara Terjadwal

Pemeliharaan jaringan dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat. 

Harga BBM Naik, Pemkot Surabaya Jual Semua Mobil Operasional

Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM sekaligus menekan biaya operasional pemerintah daerah. Semua mobil akan dilelang.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Masih Seputar Percintaan, Keberuntungan hingga Karier

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk.

Wanita Tewas Talanjang dan Berdarah di Surabaya Itu Diduga Kuat Dibunuh, Ini Identitasnya

Hingga kini tim gabungan dari Polsek Sawahan dan Polrestabes Surabaya tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.