Sabtu, 05 Sep 2026 18:35 WIB

Sebelum Sidak SPBU Wawali Armuji Sempat Berkoordinasi dengan Driver Ojol

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Okt 2025 10:50 WIB

selalu.id – Aktivis driver online Surabaya, Daniel Lukas Rorong, mengungkap kronologi lengkap sidak yang dilakukan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di SPBU Rajawali pada Kamis (30/10/2025). Ia menegaskan sidak itu berlangsung spontan tanpa unsur rekayasa seperti yang ramai dispekulasikan di media sosial.

 

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Kepada selalu.id, Daniel menceritakan peristiwa tersebut sejak pertemuan di Rumah Aspirasi hingga pelaksanaan sidak.

 

“Saya mengikuti dari awal. Mulai dari pendampingan lima perwakilan ojol untuk bertemu dengan Pak Armuji di Rumah Aspirasi, Kamis (30/10/2025) pukul 09.00–09.30 WIB,” ujar Daniel saat dihubungi selalu.id, Jumat (31/10/2025).

 

Usai pertemuan, Armuji bersama perwakilan ojol melanjutkan sidak ke SPBU Rajawali. Lokasi ini disebut sebagai salah satu titik yang dikeluhkan para pengemudi karena motor mereka brebet setelah mengisi BBM Pertalite.

 

Daniel mengatakan sehari sebelum sidak ia menerima banyak laporan dari rekan-rekan ojek online yang motornya bermasalah setelah mengisi BBM di beberapa SPBU Surabaya.

 

“Rabu itu saya menerima dan membuka layanan pengaduan buat teman-teman ojol yang mengalami motor merebet ketika habis ngisi Pertalite. Mulai pagi sampai sore saya menerima banyak aduan,” katanya.

 

Melihat banyaknya laporan, Daniel memutuskan menyampaikan keluhan itu langsung kepada Armuji.

 

“Saya laporan ke Pak Armuji, ‘Pak, ini banyak teman-teman ojol di Surabaya yang mengalami masalah motor merebet setelah mengisi BBM Pertalite di SPBU Surabaya.’ Lalu Pak Armuji bilang, ‘Besok ke Rumah Aspirasi aja jam 9 pagi,’” tuturnya.

 

Keesokan harinya, lima perwakilan ojol datang ke Rumah Aspirasi sesuai undangan. Dalam pertemuan itu, para pengemudi memaparkan kronologi dan menunjukkan bukti foto maupun video kondisi motor mereka. Dari sejumlah titik yang disebut, SPBU Rajawali menjadi lokasi yang paling banyak dikeluhkan.

 

“Setelah teman-teman curhat dan menyebutkan sejumlah SPBU yang dikeluhkan, Pak Armuji langsung ngomong, ‘Ya sudah, saya mau ke SPBU Rajawali, saya tidak teropinis.’ Akhirnya kami ikut beliau ke sana,” lanjut Daniel.

 

Daniel menegaskan sidak itu tidak dijadwalkan sebelumnya.

 

“Dari lokasi Rumah Aspirasi sampai ke lokasi sidak di SPBU Rajawali itu gak ada jadwal sama sekali. Jadi saya yakin itu bukan settingan dari Pak Armuji,” ujarnya.

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

 

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di SPBU Rajawali. Armuji langsung menghampiri jalur pengisian Pertalite untuk motor. Di lokasi itu, ada pengendara yang menunjukkan botol berisi Pertalite hasil ngetap dari tangki motornya karena mengalami brebet sehari sebelumnya.

 

“Pengendara itu tidak tahu menahu soal kedatangan Armuji. Dia mau isi BBM sambil melaporkan kejadian yang dialaminya ke staf SPBU. Di waktu bersamaan, ternyata bertemu dengan Cak Ji yang sedang melakukan sidak,” jelas Daniel.

 

Ia menegaskan pertemuan tersebut murni kebetulan.

 

“Kalau ada yang bilang settingan dan segala macam terkait kejadian ini, saya bisa pastikan bahwa itu tidak benar sama sekali, karena saya saksi matanya,” tegasnya.

 

Menurut Daniel, pendampingannya terhadap para ojol bertujuan agar keluhan mereka mendapat perhatian pemerintah dan Pertamina.

 

“Saya cuma mempertemukan teman-teman ojol dengan Pak Armuji untuk menyampaikan keluhan, dengan harapan ada tanggapan dari pihak Pertamina untuk bertanggung jawab terhadap ini. Karena bagi mereka, ongkos servis motor itu besar,” katanya.

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

 

“Biaya servis itu besar, dan pihak Pertamina harus bertanggung jawab terhadap hal ini,” tambahnya.

 

Sebelumnya, Armuji juga menegaskan hal serupa melalui kolom komentar di akun TikTok media online yang menayangkan video sidaknya.

 

“Mau disebut settingan atau apapun tidak masalah. Saya tadi hanya beruntung ketika sidak ada yang bawa bensin setelah ditap dari tangki dan ada motor yang mogok juga. Semua real, masyarakat yang mengadu,” tulis Armuji.

 

Ia juga meminta Pertamina segera menelusuri laporan masyarakat terkait dugaan BBM campuran di sejumlah SPBU Surabaya, seperti di kawasan Diponegoro, Tapak Siring, dan Rajawali.

 

“Masyarakat ojo dirugekno. Iki akeh laporan motor brebet sakwise isi BBM. Pihak terkait ojo tutup mata, kudu tanggap. Meleko Pertamina!” tegas Cak Ji.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.