Rabu, 22 Jul 2026 21:37 WIB

Dosen Petra Ungkap Risiko dan Manfaat Etanol dalam BBM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Okt 2025 13:14 WIB

selalu.id – Isu pencampuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) kembali ramai diperbincangkan seiring dorongan pemerintah menuju energi hijau. Perdebatan ini mencuat setelah banyak kendaraan dilaporkan mogok usai mengisi BBM di SPBU Pertamina.

 

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

Di tengah antusiasme penggunaan bioetanol, muncul pertanyaan penting di kalangan pengguna kendaraan: apakah BBM beretanol aman untuk mesin?

 

Dosen Automotive Petra Christian University (PCU), Prof. Dr. Willyanto Anggono, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa penggunaan etanol dalam BBM membawa banyak manfaat jika disesuaikan dengan spesifikasi mesin kendaraan.

 

Menurutnya, etanol memiliki angka oktan tinggi yang dapat meningkatkan performa pembakaran, sekaligus bersumber dari energi terbarukan yang ramah lingkungan. Namun, etanol juga memiliki keterbatasan teknis seperti sifat mudah menyerap air dan potensi menyebabkan korosi jika tidak cocok dengan material mesin.

 

“Ibaratnya, bahan bakar itu makanan bagi mesin. Kalau tidak sesuai, bisa menimbulkan gangguan pada komponen tertentu, terutama yang berbahan karet atau logam,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

 

Prof. Willyanto menilai penerapan BBM campuran E10 (etanol 10 persen) seperti di sejumlah negara dapat menjadi langkah positif, asalkan diimbangi dengan kesiapan teknologi mesin kendaraan di Indonesia.

 

Baca Juga: Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

“Untuk mesin terbaru, umumnya sudah kompatibel dengan E10 atau bahkan E20. Pabrikan besar sudah menyesuaikan dengan regulasi global,” tambahnya.

 

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyalahkan etanol saat kendaraan mengalami kendala.

 

“Belum tentu masalahnya di etanol. Bisa juga karena penyimpanan BBM di SPBU yang tidak ideal atau kontaminasi air. Semua harus dicek menyeluruh,” tegasnya.

 

Baca Juga: Setelah Cek Nota Pembelian BBM, Netizen Sadari Harga Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

Sebagai penutup, Prof. Willyanto menekankan pentingnya pengawasan mutu BBM oleh pemerintah agar bahan bakar yang dijual di pasaran sesuai standar.

 

“Kalau semua pihak bekerja sesuai standar, masyarakat akan mendapatkan BBM berkualitas dan aman untuk kendaraan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.