Senin, 21 Sep 2026 05:37 WIB

Dosen Petra Ungkap Risiko dan Manfaat Etanol dalam BBM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Okt 2025 13:14 WIB

selalu.id – Isu pencampuran etanol dalam bahan bakar minyak (BBM) kembali ramai diperbincangkan seiring dorongan pemerintah menuju energi hijau. Perdebatan ini mencuat setelah banyak kendaraan dilaporkan mogok usai mengisi BBM di SPBU Pertamina.

 

Baca Juga: Bupati Fawait Pastikan Pasokan BBM di Jember Aman dan Bakal Ditambah

Di tengah antusiasme penggunaan bioetanol, muncul pertanyaan penting di kalangan pengguna kendaraan: apakah BBM beretanol aman untuk mesin?

 

Dosen Automotive Petra Christian University (PCU), Prof. Dr. Willyanto Anggono, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa penggunaan etanol dalam BBM membawa banyak manfaat jika disesuaikan dengan spesifikasi mesin kendaraan.

 

Menurutnya, etanol memiliki angka oktan tinggi yang dapat meningkatkan performa pembakaran, sekaligus bersumber dari energi terbarukan yang ramah lingkungan. Namun, etanol juga memiliki keterbatasan teknis seperti sifat mudah menyerap air dan potensi menyebabkan korosi jika tidak cocok dengan material mesin.

 

“Ibaratnya, bahan bakar itu makanan bagi mesin. Kalau tidak sesuai, bisa menimbulkan gangguan pada komponen tertentu, terutama yang berbahan karet atau logam,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

 

Prof. Willyanto menilai penerapan BBM campuran E10 (etanol 10 persen) seperti di sejumlah negara dapat menjadi langkah positif, asalkan diimbangi dengan kesiapan teknologi mesin kendaraan di Indonesia.

 

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

“Untuk mesin terbaru, umumnya sudah kompatibel dengan E10 atau bahkan E20. Pabrikan besar sudah menyesuaikan dengan regulasi global,” tambahnya.

 

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyalahkan etanol saat kendaraan mengalami kendala.

 

“Belum tentu masalahnya di etanol. Bisa juga karena penyimpanan BBM di SPBU yang tidak ideal atau kontaminasi air. Semua harus dicek menyeluruh,” tegasnya.

 

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

Sebagai penutup, Prof. Willyanto menekankan pentingnya pengawasan mutu BBM oleh pemerintah agar bahan bakar yang dijual di pasaran sesuai standar.

 

“Kalau semua pihak bekerja sesuai standar, masyarakat akan mendapatkan BBM berkualitas dan aman untuk kendaraan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pejalan Kaki Lansia Tewas Tertabrak Motor di Mojokerto

Korban diduga hendak menyeberang untuk menuju ke toko.

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.