Jumat, 06 Nov 2026 21:35 WIB

Hotel Midtown Resident Terancam Sanksi PHRI Usai Pesta Gay Digerebek Polisi

selalu.id – Hotel Midtown Resident Surabaya terancam sanksi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) usai penggerebekan pesta gay yang melibatkan 34 pria pada Minggu (19/10/2025) dini hari. PHRI menilai pihak hotel telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pengawasan tamu dan penggunaan fasilitas.

 

Baca Juga: Gandeng Dinkes Surabaya, Midtown Hotels Bekali 44 Warga Binaan Keterampilan Bisnis Kopi

Penggerebekan dilakukan tim gabungan Polsek Wonokromo dan Polrestabes Surabaya di kamar nomor 1602. Polisi menemukan puluhan pria dalam kondisi telanjang yang menimbulkan dugaan pelanggaran SOP, terutama pada kapasitas kamar dan izin akses pengunjung.

 

Ketua PHRI Surabaya, Dwi Cahyono, menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, Hotel Midtown Resident yang menjadi anggota PHRI sejak 2019 seharusnya menerapkan SOP secara ketat.

 

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Seharusnya SOP dijalankan dengan baik, namun ternyata ada keteledoran,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).

 

Baca Juga: Bukan Sekedar Kompetisi, Midtown Indonesia Satukan Perhotelan Surabaya Lewat Bulu Tangkis

Dwi mengatakan, PHRI telah berulang kali memberikan pelatihan kepada anggota terkait penerapan standar operasional, termasuk seleksi kesehatan dan pengawasan tamu. Ia memastikan akan memanggil pihak hotel untuk dimintai klarifikasi.

 

“Langkah kami setelah peristiwa ini, pada Rabu (22/10/2025) akan diadakan pertemuan dengan beberapa pengelola hotel di Surabaya, khususnya Midtown Hotel Resident, guna membahas pengetatan SOP. PHRI akan memberikan teguran kepada hotel tersebut,” tegasnya.

 

Baca Juga: Wadahi Kreativitas Anak-anak, Midtown Hotel Surabaya Gelar Lomba Mewarnai

Sebelum penggerebekan, karyawan showroom mobil di sekitar hotel, Rifki (30), mengaku mencurigai aktivitas di lokasi itu. Ia melihat meningkatnya jumlah mobil mewah yang parkir tanpa diimbangi data reservasi kamar. Kecurigaan itu juga sempat disampaikan oleh seorang resepsionis yang merasa ada ketidaksesuaian jumlah tamu.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Hotel Midtown Resident belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan selalu.id kepada Kepala Public Relations hotel juga belum mendapat respons.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.