Hotel Midtown Resident Terancam Sanksi PHRI Usai Pesta Gay Digerebek Polisi
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 22 Okt 2025 09:51 WIB
selalu.id – Hotel Midtown Resident Surabaya terancam sanksi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) usai penggerebekan pesta gay yang melibatkan 34 pria pada Minggu (19/10/2025) dini hari. PHRI menilai pihak hotel telah melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pengawasan tamu dan penggunaan fasilitas.
Baca Juga: KUHP Baru Diterapkan dalam Kasus Pesta Gay di Surabaya
Penggerebekan dilakukan tim gabungan Polsek Wonokromo dan Polrestabes Surabaya di kamar nomor 1602. Polisi menemukan puluhan pria dalam kondisi telanjang yang menimbulkan dugaan pelanggaran SOP, terutama pada kapasitas kamar dan izin akses pengunjung.
Ketua PHRI Surabaya, Dwi Cahyono, menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, Hotel Midtown Resident yang menjadi anggota PHRI sejak 2019 seharusnya menerapkan SOP secara ketat.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Seharusnya SOP dijalankan dengan baik, namun ternyata ada keteledoran,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Baca Juga: 34 Tersangka Kasus Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya Diserahkan ke Kejari
Dwi mengatakan, PHRI telah berulang kali memberikan pelatihan kepada anggota terkait penerapan standar operasional, termasuk seleksi kesehatan dan pengawasan tamu. Ia memastikan akan memanggil pihak hotel untuk dimintai klarifikasi.
“Langkah kami setelah peristiwa ini, pada Rabu (22/10/2025) akan diadakan pertemuan dengan beberapa pengelola hotel di Surabaya, khususnya Midtown Hotel Resident, guna membahas pengetatan SOP. PHRI akan memberikan teguran kepada hotel tersebut,” tegasnya.
Baca Juga: Midtown Buka Ruang Karya Disabilitas Melalui Talkshow dan Pameran Foto
Sebelum penggerebekan, karyawan showroom mobil di sekitar hotel, Rifki (30), mengaku mencurigai aktivitas di lokasi itu. Ia melihat meningkatnya jumlah mobil mewah yang parkir tanpa diimbangi data reservasi kamar. Kecurigaan itu juga sempat disampaikan oleh seorang resepsionis yang merasa ada ketidaksesuaian jumlah tamu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Hotel Midtown Resident belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan selalu.id kepada Kepala Public Relations hotel juga belum mendapat respons.
Editor : Ading