Jumat, 04 Sep 2026 13:20 WIB

Pemkot Mojokerto Gandeng Kemenparekraf Latih UMKM Tingkatkan Skill Advertising

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menggelar pelatihan keterampilan periklanan (advertising) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Baca Juga: Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan promosi dan strategi pemasaran kreatif agar pelaku UMKM mampu bersaing di era digital.

 

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, melalui Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya, mengatakan kolaborasi ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dijalin sejak 2023.

 

"Ini adalah bentuk kerja sama lanjutan yang sudah kita rintis sejak tahun 2023. Dengan menggandeng Kemenparekraf, kami ingin pelaku ekonomi kreatif naik kelas, selain itu kami ingin meningkatkan kepercayaan diri dan rasa bangga terhadap produk pengrajin lokal. Harapannya, kerja sama ini terus meningkat dan tidak berhenti sampai di sini," kata Ani, Senin (20/10/2025).

 

Ani menambahkan, Pemkot Mojokerto secara konsisten melakukan pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif. Dari total 27.937 UMKM di Kota Mojokerto, mayoritas bergerak di sektor kuliner, kriya, dan fesyen yang menjadi unggulan daerah.

 

Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Sementara itu, Direktur Periklanan pada Deputi Bidang Kreativitas Kemenparekraf RI, Selliane Halia Ishak, mengapresiasi semangat Pemkot Mojokerto dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif di tingkat daerah.

 

"Ini bentuk perhatian kami kepada daerah. Kami ingin peningkatan ekonomi kreatif dimulai dari daerah. Kota Mojokerto ini luar biasa unggul di bidang kuliner, kriya, dan fesyen, dan sekarang sudah berkembang menjadi enam subsektor," ujar Selliane.

 

Ia menegaskan, Kemenparekraf membuka peluang kerja sama yang luas bagi pemerintah daerah yang ingin memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga: Sukses Majukan Koperasi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet Penghargaan dari Menkop

 

"Kami memiliki 17 subsektor ekonomi kreatif yang berpotensi untuk dikerjasamakan. Saya berharap Kota Mojokerto bisa terus melihat dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki," pungkasnya.

 

Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kreativitas dalam mengelola promosi produk, sekaligus memperluas pasar melalui strategi periklanan yang profesional dan inovatif.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.