Senin, 03 Agu 2026 14:50 WIB

BPBD Surabaya Pastikan Semburan Gas di Rungkut Aman, Libatkan ITS dan PGN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Okt 2025 17:05 WIB

selalu.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya memastikan semburan udara yang muncul di aliran Sungai Kebon Agung, Kecamatan Rungkut, berada dalam ambang batas aman dan tidak membahayakan warga.

 

Baca Juga: Gerak Cepat PGN Tangani Semburan Air Berbau Gas di Sungai Rungkut Tengah

Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, hasil pengukuran awal tim Perusahaan Gas Negara (PGN) menunjukkan semburan tersebut bukan berupa lumpur atau air, melainkan udara atau gas ringan.

 

“PGN sudah melakukan pengukuran, dan hasilnya menunjukkan kadar gas masih dalam ambang batas aman. Kami memahami kepanikan warga, tapi situasi tetap terkendali,” ujar Irvan, Jumat (17/10/2025).

 

Fenomena itu pertama kali dilaporkan warga pada Kamis (16/10/2025) sekitar pukul 13.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD bersama PDAM, PGN, dan Dinas PU Bina Marga turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

 

“PDAM memastikan tidak ada pipa air bersih di jalur tersebut, sementara PGN juga sudah memetakan seluruh jaringan gas yang melintas di sekitar lokasi,” jelasnya.

 

Pemeriksaan dilakukan hingga malam hari. Tim gabungan juga melakukan penggalian di beberapa titik hingga pukul 21.00 WIB untuk memastikan tidak ada kebocoran pipa.

 

“Kami sempat mematikan jalur gas untuk memastikan apakah semburan berhenti. Sempat berhenti sebentar, lalu muncul lagi,” imbuh Irvan.

Baca Juga: PGN Tutup Aliran Gas, Semburan di Rungkut Berhenti Total

 

Sekitar pukul 23.00 WIB, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung lokasi kejadian dan memerintahkan BPBD berkoordinasi dengan para ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

 

“Pagi tadi tim ITS datang membawa alat georadar untuk mendeteksi kondisi bawah tanah. Mereka juga meminta dibuat perimeter keamanan di sekitar titik semburan dan akan melakukan pengecekan ulang sore ini,” terang Irvan.

 

Selain PGN dan ITS, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur juga melakukan pengujian di lokasi. Hasil sementara dari seluruh pihak menyebutkan gas yang muncul tidak menimbulkan potensi ledakan maupun risiko kesehatan.

Baca Juga: PDAM Surya Sembada Tegaskan Semburan di Rungkut Bukan Akibat Pipa Bocor

 

“Baik ESDM, ITS, maupun PGN semuanya menyatakan aman. Pesan Pak Wali Kota jelas: hasilnya harus transparan dan masyarakat terus diberi informasi,” tegas Irvan.

 

BPBD masih menunggu hasil kajian mendalam dari ITS dan PGN untuk memastikan sumber semburan udara tersebut.

 

“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak agar penyebab fenomena ini bisa dijelaskan secara ilmiah,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ketika keadaan makin memburuk, Bambang terpaksa meloncat dari ketinggian sekitar empat meter menuju laut dalam kondisi sudah malam.

Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya

Sebagian lainnya dipindahkan ke kapal niaga, kapal SAR, hingga kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

Menhub Bongkar Kejanggalan Manifest KMP Mutiara Sentosa 2, Lima Anak Ternyata Tak Tercatat

Temuan itu dicurigai setelah lima anak yang berhasil dievakuasi ternyata tidak tercatat dalam dokumen resmi kapal.

Kesaksian Sopir Logistik KMP Mutiara Sentosa 2: Tak Bisa Menunggu, Semua Harus Melompat

Ketiganya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri setelah kobaran api melahap sebagian besar badan kapal.

Perjuangan Keluarga Cari Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Begini Suasana Live Posko Antemortem

Keluarga korban tidak hanya berjuang melawan ketidakpastian, tetapi juga kesulitan menemukan nama anggota keluarganya di dalam daftar manifes.

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.