Rabu, 22 Jul 2026 08:56 WIB

Sulit Diidentifikasi, DNA dari 11 Kantong Korban Tewas Ponpes di Sidoarjo Dikirim ke Jakarta

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengidentifikasi dua korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Minggu (12/10/2025) malam, total 53 jenazah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki mengatakan dua korban yang baru teridentifikasi adalah Ach. Haikal Fadil Alfatih (12) dan Syamsul Arifin (18), keduanya warga Bangkalan. Ach. Haikal diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan medis, sedangkan Syamsul diidentifikasi lewat DNA, pemeriksaan medis, serta properti kepemilikan.

 

Dari 63 laporan orang hilang, masih tercatat 10 korban yang belum teridentifikasi. Sebelas kantong jenazah saat ini masih berada di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan. Sampel DNA dari 11 kantong jenazah tersebut telah dikirim ke laboratorium di Jakarta untuk analisis lebih lanjut.

 

“Kami terus mempercepat proses identifikasi agar keluarga korban segera memperoleh kepastian,” ujar Kombes Pol Kusnan.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

 

Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, mengatakan proses identifikasi body part tetap menghadapi tantangan karena kondisi sampel yang tidak utuh dan minim tanda khusus. Oleh karena itu, tim sangat mengandalkan pemeriksaan DNA.

 

“Kesulitannya mengidentifikasi body part itu karena posisinya tidak lengkap dan tidak ada tanda-tanda khusus pada bagian tubuh yang ada. Sehingga kami hanya bisa bergantung pada pemeriksaan DNA,” ujar Kombes Pol Wahyu. Ia menambahkan, pencocokan DNA antara bagian tubuh terpisah dan tubuh utama memerlukan ketelitian tinggi dan kadang membutuhkan waktu tambahan.

Baca Juga: Breaking News: Lelaki Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya

 

Proses identifikasi terus dilanjutkan oleh tim gabungan RS Bhayangkara Polda Jatim, Pusdokkes Polri, PDFI, dan instansi terkait dengan mengedepankan ketelitian ilmiah dan empati kepada keluarga korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.