Sabtu, 05 Sep 2026 17:25 WIB

Sulit Diidentifikasi, DNA dari 11 Kantong Korban Tewas Ponpes di Sidoarjo Dikirim ke Jakarta

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengidentifikasi dua korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Minggu (12/10/2025) malam, total 53 jenazah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki mengatakan dua korban yang baru teridentifikasi adalah Ach. Haikal Fadil Alfatih (12) dan Syamsul Arifin (18), keduanya warga Bangkalan. Ach. Haikal diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan medis, sedangkan Syamsul diidentifikasi lewat DNA, pemeriksaan medis, serta properti kepemilikan.

 

Dari 63 laporan orang hilang, masih tercatat 10 korban yang belum teridentifikasi. Sebelas kantong jenazah saat ini masih berada di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan. Sampel DNA dari 11 kantong jenazah tersebut telah dikirim ke laboratorium di Jakarta untuk analisis lebih lanjut.

 

“Kami terus mempercepat proses identifikasi agar keluarga korban segera memperoleh kepastian,” ujar Kombes Pol Kusnan.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

 

Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, mengatakan proses identifikasi body part tetap menghadapi tantangan karena kondisi sampel yang tidak utuh dan minim tanda khusus. Oleh karena itu, tim sangat mengandalkan pemeriksaan DNA.

 

“Kesulitannya mengidentifikasi body part itu karena posisinya tidak lengkap dan tidak ada tanda-tanda khusus pada bagian tubuh yang ada. Sehingga kami hanya bisa bergantung pada pemeriksaan DNA,” ujar Kombes Pol Wahyu. Ia menambahkan, pencocokan DNA antara bagian tubuh terpisah dan tubuh utama memerlukan ketelitian tinggi dan kadang membutuhkan waktu tambahan.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

 

Proses identifikasi terus dilanjutkan oleh tim gabungan RS Bhayangkara Polda Jatim, Pusdokkes Polri, PDFI, dan instansi terkait dengan mengedepankan ketelitian ilmiah dan empati kepada keluarga korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.