Rabu, 21 Okt 2026 01:20 WIB

Sulit Diidentifikasi, DNA dari 11 Kantong Korban Tewas Ponpes di Sidoarjo Dikirim ke Jakarta

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur

selalu.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengidentifikasi dua korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Minggu (12/10/2025) malam, total 53 jenazah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

 

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki mengatakan dua korban yang baru teridentifikasi adalah Ach. Haikal Fadil Alfatih (12) dan Syamsul Arifin (18), keduanya warga Bangkalan. Ach. Haikal diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan medis, sedangkan Syamsul diidentifikasi lewat DNA, pemeriksaan medis, serta properti kepemilikan.

 

Dari 63 laporan orang hilang, masih tercatat 10 korban yang belum teridentifikasi. Sebelas kantong jenazah saat ini masih berada di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan. Sampel DNA dari 11 kantong jenazah tersebut telah dikirim ke laboratorium di Jakarta untuk analisis lebih lanjut.

 

“Kami terus mempercepat proses identifikasi agar keluarga korban segera memperoleh kepastian,” ujar Kombes Pol Kusnan.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

 

Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, mengatakan proses identifikasi body part tetap menghadapi tantangan karena kondisi sampel yang tidak utuh dan minim tanda khusus. Oleh karena itu, tim sangat mengandalkan pemeriksaan DNA.

 

“Kesulitannya mengidentifikasi body part itu karena posisinya tidak lengkap dan tidak ada tanda-tanda khusus pada bagian tubuh yang ada. Sehingga kami hanya bisa bergantung pada pemeriksaan DNA,” ujar Kombes Pol Wahyu. Ia menambahkan, pencocokan DNA antara bagian tubuh terpisah dan tubuh utama memerlukan ketelitian tinggi dan kadang membutuhkan waktu tambahan.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

 

Proses identifikasi terus dilanjutkan oleh tim gabungan RS Bhayangkara Polda Jatim, Pusdokkes Polri, PDFI, dan instansi terkait dengan mengedepankan ketelitian ilmiah dan empati kepada keluarga korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.