Kamis, 06 Agu 2026 00:36 WIB

Viral Armuji Muncul di Malang, Pengamat: Secara Etika Harusnya Fokus di Surabaya!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Okt 2025 16:40 WIB

selalu.id – Kemunculan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji di Kota Malang bersama mantan Bupati Purwakarta Deddy Mulyadi menuai sorotan publik.

 

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Armuji terlihat mendampingi Deddy Mulyadi berkunjung ke rumah Muhammad Imam Muslimin atau Yai Mim di Perumahan Joyogrand, Kota Malang, Senin (6/10/2025). Keduanya datang sekitar pukul 16.00 WIB, berbincang santai dengan keluarga Yai Mim, lalu melanjutkan silaturahmi ke musala Al-Ikhlas untuk bertemu warga.

 

Banyak warga mempertanyakan alasan Armuji turun langsung ke luar daerah, sementara tanggung jawab utamanya berada di Surabaya.

 

Menanggapi hal itu, pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni menilai langkah Armuji tidak bisa langsung disebut pelanggaran, meski perlu disertai sikap mawas diri.

 

“Dalam konteks publik, Pak Armuji sudah menegaskan bahwa kunjungan itu hanya silaturahmi. Tapi sebagai salah satu pimpinan tertinggi di Surabaya, seharusnya beliau tetap mawas diri, apakah kegiatan itu relevan dengan tupoksi atau tidak,” kata Ken Bimo kepada selalu.id, Selasa (8/10/2025).

 

Ia menjelaskan, secara aturan, kunjungan ke luar daerah bisa dilakukan selama ada izin dari Pemerintah Kota Surabaya. Namun secara etika, Armuji tetap perlu berhati-hati agar tidak menimbulkan persepsi negatif.

 

“Kalau dari segi aturan, ya bisa dikonfirmasi ke Pemkot apakah ada izin resmi. Tapi sebagai wakil wali kota, tentu harus memastikan aktivitasnya tidak tumpang tindih dengan tugas pelayanan publik di Surabaya,” ujarnya.

 

Ken Bimo menilai, secara politik, kunjungan Armuji bersama Deddy Mulyadi dapat dibaca sebagai bentuk sindiran terhadap Wali Kota Malang.

 

“Kalau kita lihat, yang sebenarnya tersindir bukan Pak Armuji, tapi Wali Kota Malang. Karena dua figur publik dari luar daerah justru menunjukkan kepedulian terhadap isu di sana. Ini semacam politik sarkastik,” ujarnya.

Baca Juga: Dinilai Rugikan Pemilik Rumah Sah, Langkah Mediasi Wawali Surabaya Armuji Tuai Protes

 

Menurutnya, Deddy Mulyadi dan Armuji sama-sama aktif di media sosial dan sering menonjolkan pendekatan kemanusiaan. Dalam perspektif komunikasi politik, hal itu bisa menjadi strategi membangun citra positif.

 

“Kalau dilihat dari sisi marketing politik, ini justru menarik. Karena politik tidak selalu soal wilayah, tapi juga bagaimana membangun engagement publik. Secara natural, mereka membentuk poin plus dari framing dan interaksi publik,” tambahnya.

 

Ia menegaskan, kunjungan tersebut sah dilakukan selama tidak mengganggu tugas pemerintahan di Surabaya.

 

“Kalau memang kapasitasnya hanya silaturahmi, ya sah-sah saja. Asal tidak melanggar aturan dan tidak mengganggu jam kerja pelayanan publik,” katanya.

Baca Juga: Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

 

Ken Bimo juga mengingatkan agar Armuji lebih hati-hati membawa identitasnya sebagai pejabat daerah dalam kegiatan di luar kota.

 

“Pak Armuji sebaiknya menjelaskan ke publik apakah kunjungan itu atas nama pribadi atau kedinasan. Karena kalau membawa jabatan wakil wali kota, tentu ada protokol dan prosedur yang harus dijalankan,” tegasnya.

 

Deddy Mulyadi sebelumnya menyatakan kunjungannya merupakan balasan dari undangan sebelumnya. “Kunjungan balasan aja. Mereka dua keluarga datang ke rumah saya, jadi saya datang ke sini,” ujarnya.

 

Kunjungan keduanya sempat dikira berkaitan dengan proses mediasi konflik antara dua pihak, namun Deddy dan Armuji menegaskan kehadiran mereka hanya untuk bersilaturahmi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Salah satu kasus yang jadi perhatian adalah seorang mahasiswi di kawasan Wonokromo yang terancam menghentikan kuliahnya meski memiliki prestasi akademik tinggi.