Kamis, 22 Okt 2026 01:56 WIB

Korban Tewas Ambruknya Ponpes di Sidoarjo Bertambah Jadi 5 Orang

selalu.id - Jumlah korban meninggal akibat runtuhnya bangunan mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Kamis (2/10/2025), sebanyak 5 orang tewas. Sementara 59 santri lain diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan.

 

Baca Juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang

Dalam 24 jam terakhir, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 5 santri dalam kondisi selamat. Satu di antaranya kritis dan dirawat intensif di RSUD Sidoarjo.

 

Proses evakuasi berlangsung lambat dan penuh risiko. Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, mengatakan tim SAR tidak bisa menggunakan alat berat karena struktur bangunan labil. Getaran berpotensi menimbulkan keruntuhan susulan yang membahayakan korban maupun penyelamat.

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

 

"Setiap bongkahan beton harus disingkirkan dengan strategi matang dan penuh kehati-hatian," ujar Abdul Muhari.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Upaya pencarian melibatkan tim medis, relawan, dan ahli konstruksi. Pemerintah daerah dan pusat menyalurkan bantuan untuk mempercepat evakuasi serta penanganan korban.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.