Reaksi Keras Netizen Soal Dugaan Nopol Palsu Mobil yang Ditumpangi Gubernur Khofifah
- Penulis : Dony Maulana
- | Senin, 22 Sep 2025 12:50 WIB
selalu.id – Penggunaan plat nomor berbeda pada mobil Toyota Alphard yang mengantar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sejumlah agenda kerja memicu kontroversi. Video mobil tersebut dengan plat ganda viral di media sosial dan ramai menuai kritik.
Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah
Mobil Alphard hitam itu pada Kamis, 11 September 2025, terlihat menggunakan plat nomor W 1334 QB saat dipakai mengantar Gubernur Khofifah ke Kantor Sekretariat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan sebuah pabrik sepatu di Mojokerto. Berdasarkan penelusuran situs resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, nomor itu terdaftar untuk kendaraan Mitsubishi Pajero Sport hitam keluaran 2023.
Sehari kemudian, Jumat, 12 September 2025, mobil yang sama kembali terlihat saat Gubernur Khofifah menghadiri kuliah umum di Gedung Islamic Center Surabaya. Namun, plat nomor yang digunakan berubah menjadi L 1087 ZZH.
Kabag TU Biro Umum Setdaprov Jatim, Ribut Sariyono, menjelaskan mobil Alphard tersebut bukan kendaraan dinas, melainkan mobil sewaan.
“Situasi masih memanas, jadi dipakai Alphard untuk pertimbangan keamanan. Biasanya beliau pakai Innova,” katanya.
Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu
Penjelasan itu dinilai belum menjawab tuntas kontroversi. Pengamat hukum Solehudin menegaskan penggunaan plat nomor berbeda tidak bisa dibenarkan.
“Kalau mobil rental, ya pakai plat aslinya. Mengubahnya dengan nomor lain jelas pelanggaran lalu lintas. Memang bukan tindak pidana, tapi kalau dilakukan pejabat bisa disebut penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.
Baca Juga: Soal Kasus Nopol Alphard Gubernur Khofifah Bungkam, Penyelidikan Polisi Mandek, Kebal Hukum?
Kontroversi ini memicu komentar tajam di media sosial. Salah satu akun TikTok menulis, “Pejabat pake plat palsu semua aparat tutup mata.. sedangkan rakyatnya pajak mati aj sudah dituntut paksa urus apalgi plat palsu.. ap GK masuk, cerminan pejabat jgn salahkan rakyat klo bisa meniru.”
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat publik dan berpotensi menimbulkan preseden buruk jika tidak ditangani serius. Publik mendesak pihak berwenang melakukan investigasi dan memberi penjelasan transparan terkait plat nomor ganda pada mobil yang digunakan Gubernur Khofifah.
Editor : Ading