Jumat, 05 Jun 2026 02:17 WIB

Tinjau Ulang Rencana Pengiriman 1.110 Atlet ke Sea Games 2025, Wamenpora: Harus Tepat dan Efisien

Atlet panahan
Atlet panahan

selalu.id - ‎Rencana pengiriman 1.110 atlet ke SEA Games 2025 ditinjau ulang. Hal ini sesuai permintaan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat.

‎Taufik mendapat laporan soal pengiriman lebih dari seribu atlet tersebut dari Ketua Tim Review Yunyun Yudiana dan anggotanya terkait persiapan atlet Indonesia menuju SEA Games 2025.

‎Mantan atlet bulu tangkis tersebut ingin jumlah kontingen tidak membengkak karena akan berpengaruh pada dukungan sumber daya

‎"Apakah dengan jumlah (atlet) sebesar itu anggarannya kuat, baik untuk keberangkatan maupun perolehan medali emas," kata Taufik kepada media.

‎"Kita harus memilih opsi terbaik dari berbagai skema yang ada," ucapnya menambahkan.

‎Wamenpora juga menekankan pengambilan keputusan pemberangkatan atlet harus tepat dan efisien dengan mempertimbangkan potensi medali.

‎"Tidak semua cabang olahraga punya potensi, sehingga kita harus benar-benar menentukan prioritas," ujar Taufik.

‎Ia menyebut Indonesia tidak pernah mengirim lebih dari seribu atlet ke ajang SEA Games kecuali saat menjadi tuan rumah.

‎Yunyun sebelumnya melaporkan telah melakukan peninjauan terhadap 52 cabang olahraga yang diproyeksikan tampil di pesta olahraga Asia Tenggara tahun ini.

‎Yunyun optimistis peninjauan berjalan baik dan dapat meraih hasil optimal di SEA Games 2025 sekaligus memberi sinergi berkelanjutan untuk Asian Games dan Olimpiade.

‎"Harapannya, ajang 2025 ini menjadi tolok ukur awal untuk melangkah lebih jauh ke level Asia dan dunia," terang Yunyun.

Baca Juga: Korina Kartika Sari Maju Sebagai Ketua Kormi Surabaya, Bawa Visi dan Program Khusus

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.