Sabtu, 05 Sep 2026 15:54 WIB

Tinjau Ulang Rencana Pengiriman 1.110 Atlet ke Sea Games 2025, Wamenpora: Harus Tepat dan Efisien

Atlet panahan
Atlet panahan

selalu.id - ‎Rencana pengiriman 1.110 atlet ke SEA Games 2025 ditinjau ulang. Hal ini sesuai permintaan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat.

‎Taufik mendapat laporan soal pengiriman lebih dari seribu atlet tersebut dari Ketua Tim Review Yunyun Yudiana dan anggotanya terkait persiapan atlet Indonesia menuju SEA Games 2025.

‎Mantan atlet bulu tangkis tersebut ingin jumlah kontingen tidak membengkak karena akan berpengaruh pada dukungan sumber daya

‎"Apakah dengan jumlah (atlet) sebesar itu anggarannya kuat, baik untuk keberangkatan maupun perolehan medali emas," kata Taufik kepada media.

‎"Kita harus memilih opsi terbaik dari berbagai skema yang ada," ucapnya menambahkan.

‎Wamenpora juga menekankan pengambilan keputusan pemberangkatan atlet harus tepat dan efisien dengan mempertimbangkan potensi medali.

‎"Tidak semua cabang olahraga punya potensi, sehingga kita harus benar-benar menentukan prioritas," ujar Taufik.

‎Ia menyebut Indonesia tidak pernah mengirim lebih dari seribu atlet ke ajang SEA Games kecuali saat menjadi tuan rumah.

‎Yunyun sebelumnya melaporkan telah melakukan peninjauan terhadap 52 cabang olahraga yang diproyeksikan tampil di pesta olahraga Asia Tenggara tahun ini.

‎Yunyun optimistis peninjauan berjalan baik dan dapat meraih hasil optimal di SEA Games 2025 sekaligus memberi sinergi berkelanjutan untuk Asian Games dan Olimpiade.

‎"Harapannya, ajang 2025 ini menjadi tolok ukur awal untuk melangkah lebih jauh ke level Asia dan dunia," terang Yunyun.

Baca Juga: Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.