Kamis, 04 Jun 2026 05:21 WIB

Tinjau Ulang Rencana Pengiriman 1.110 Atlet ke Sea Games 2025, Wamenpora: Harus Tepat dan Efisien

Atlet panahan
Atlet panahan

selalu.id - ‎Rencana pengiriman 1.110 atlet ke SEA Games 2025 ditinjau ulang. Hal ini sesuai permintaan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat.

‎Taufik mendapat laporan soal pengiriman lebih dari seribu atlet tersebut dari Ketua Tim Review Yunyun Yudiana dan anggotanya terkait persiapan atlet Indonesia menuju SEA Games 2025.

‎Mantan atlet bulu tangkis tersebut ingin jumlah kontingen tidak membengkak karena akan berpengaruh pada dukungan sumber daya

‎"Apakah dengan jumlah (atlet) sebesar itu anggarannya kuat, baik untuk keberangkatan maupun perolehan medali emas," kata Taufik kepada media.

‎"Kita harus memilih opsi terbaik dari berbagai skema yang ada," ucapnya menambahkan.

‎Wamenpora juga menekankan pengambilan keputusan pemberangkatan atlet harus tepat dan efisien dengan mempertimbangkan potensi medali.

‎"Tidak semua cabang olahraga punya potensi, sehingga kita harus benar-benar menentukan prioritas," ujar Taufik.

‎Ia menyebut Indonesia tidak pernah mengirim lebih dari seribu atlet ke ajang SEA Games kecuali saat menjadi tuan rumah.

‎Yunyun sebelumnya melaporkan telah melakukan peninjauan terhadap 52 cabang olahraga yang diproyeksikan tampil di pesta olahraga Asia Tenggara tahun ini.

‎Yunyun optimistis peninjauan berjalan baik dan dapat meraih hasil optimal di SEA Games 2025 sekaligus memberi sinergi berkelanjutan untuk Asian Games dan Olimpiade.

‎"Harapannya, ajang 2025 ini menjadi tolok ukur awal untuk melangkah lebih jauh ke level Asia dan dunia," terang Yunyun.

Baca Juga: Korina Kartika Sari Maju Sebagai Ketua Kormi Surabaya, Bawa Visi dan Program Khusus

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.