Sabtu, 05 Sep 2026 07:07 WIB

DPRD Jatim Batalkan Anggaran Rp19 Miliar Kunjungan Luar Negeri

Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf
Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf

selalu.id – DPRD Jawa Timur membatalkan seluruh rencana perjalanan dinas ke luar negeri senilai Rp19 miliar. Dana tersebut dialihkan untuk program yang berdampak langsung pada masyarakat, sesuai moratorium kunjungan luar negeri yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.

 

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, menegaskan kebijakan ini merupakan tindak lanjut instruksi presiden. "Adanya moratorium dari Presiden terkait kunjungan ke luar negeri, kami menangkap dan menindaklanjuti instruksi itu. Sehingga tidak ada lagi kunjungan ke luar negeri," ujarnya, Kamis (4/9/2025).

 

Musyafak menjelaskan, anggaran perjalanan dinas luar negeri akan dikembalikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membiayai program yang bisa langsung dirasakan masyarakat. "Dalam kondisi ekonomi yang kurang bagus, banyak pengangguran, pedagang kaki lima sepi, toko-toko juga sepi, maka anggaran itu kita kembalikan ke OPD agar bisa dipakai untuk program yang benar-benar dirasakan masyarakat," jelasnya.

 

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

Selain itu, DPRD Jatim juga meninjau sejumlah pos anggaran lain agar lebih efisien dan tepat sasaran dengan prioritas pada kepentingan publik. Musyafak mengingatkan anggota dewan menjaga gaya hidup sederhana serta tidak mempertontonkan kemewahan di tengah masyarakat.

 

"Tidak menampilkan flashing-flashing yang bisa membuat masyarakat marah dengan kondisi sekarang," tegasnya.

Baca Juga: Kabar Baik, Masyarakat Kini Bisa 'Cas' Mobil Listrik di Gedung DPRD Jatim

 

Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi lembaga legislatif lain dalam merespons kondisi ekonomi dan meningkatkan kepercayaan publik melalui efisiensi anggaran.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.