Selasa, 21 Jul 2026 20:51 WIB

Surabaya Pertahankan KLA Utama Tujuh Kali Berturut-turut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Agu 2025 15:47 WIB
Kegiatan kota ramah anak
Kegiatan kota ramah anak

Pertahankan Predikat KLA Kategori Utama, Surabaya Komitmen Penuhi Hak Anak

 

Baca Juga: Pemkot Dorong Kampanye Responsif Gender hingga Kampung-kampung di Surabaya

selalu.id – Kota Surabaya kembali mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama untuk ketujuh kalinya. Penghargaan ini diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil konsistensi Pemkot dalam mengintegrasikan prinsip hak anak dalam kebijakan publik.

“Selama ini Pemkot Surabaya selalu mengutamakan hak-hak anak. Bahkan usulan dari anak-anak langsung kami jadikan kegiatan,” kata Eri, Jumat (22/8/2025).

 

Ia menjelaskan, anak-anak dilibatkan dalam Musrenbang serta difasilitasi aplikasi Si Talas sebagai ruang aspirasi. Hak anak juga dipenuhi sejak lahir melalui akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), pendidikan, hingga layanan kesehatan.

“Sekolah gratis, seragam dan perlengkapan sekolah juga diberikan untuk anak keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Baca Juga: Jadi Percontohan Pemenuhan Hak Anak, Pemkot Surabaya MoU dengan UNICEF dan Bappenas RI

 

Menurut Eri, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi perangkat daerah, stakeholder, dan masyarakat. Pemkot juga menggulirkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) untuk meningkatkan kualitas pengasuhan.

“Anak-anak adalah calon pemimpin Surabaya, maka dia butuh tumbuh kembang yang bagus, ketenangan, dan keyakinan,” imbuhnya.

 

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 turut diwarnai berbagai kegiatan edukatif, mulai dari Senam Ceria, panen bersama di Mini Agrowisata, hingga kampanye Stop Perkawinan Anak di Taman Bungkul. Puncak acara berlangsung di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (21/8/2025), dengan pembacaan komitmen bersama dan penyerahan penghargaan untuk 681 siswa berprestasi.

Baca Juga: Surabaya Gagal Raih KLA Predikat Paripurna, Ini Kata Wali Kota Eri

 

Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati, menegaskan capaian ini sejalan dengan status Surabaya sebagai bagian dari Child Friendly Cities Initiative (CFCI).

“Pemerintah kota hadir untuk memenuhi hak anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengasuhan. Kami berharap anak-anak Surabaya tumbuh optimal dalam lingkungan yang baik,” kata Ida. (ADV)

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.