Rabu, 21 Okt 2026 18:40 WIB

Surabaya Pertahankan KLA Utama Tujuh Kali Berturut-turut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Agu 2025 15:47 WIB
Kegiatan kota ramah anak
Kegiatan kota ramah anak

Pertahankan Predikat KLA Kategori Utama, Surabaya Komitmen Penuhi Hak Anak

 

Baca Juga: Pemkot Dorong Kampanye Responsif Gender hingga Kampung-kampung di Surabaya

selalu.id – Kota Surabaya kembali mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama untuk ketujuh kalinya. Penghargaan ini diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil konsistensi Pemkot dalam mengintegrasikan prinsip hak anak dalam kebijakan publik.

“Selama ini Pemkot Surabaya selalu mengutamakan hak-hak anak. Bahkan usulan dari anak-anak langsung kami jadikan kegiatan,” kata Eri, Jumat (22/8/2025).

 

Ia menjelaskan, anak-anak dilibatkan dalam Musrenbang serta difasilitasi aplikasi Si Talas sebagai ruang aspirasi. Hak anak juga dipenuhi sejak lahir melalui akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), pendidikan, hingga layanan kesehatan.

“Sekolah gratis, seragam dan perlengkapan sekolah juga diberikan untuk anak keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Baca Juga: Jadi Percontohan Pemenuhan Hak Anak, Pemkot Surabaya MoU dengan UNICEF dan Bappenas RI

 

Menurut Eri, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi perangkat daerah, stakeholder, dan masyarakat. Pemkot juga menggulirkan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) untuk meningkatkan kualitas pengasuhan.

“Anak-anak adalah calon pemimpin Surabaya, maka dia butuh tumbuh kembang yang bagus, ketenangan, dan keyakinan,” imbuhnya.

 

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 turut diwarnai berbagai kegiatan edukatif, mulai dari Senam Ceria, panen bersama di Mini Agrowisata, hingga kampanye Stop Perkawinan Anak di Taman Bungkul. Puncak acara berlangsung di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (21/8/2025), dengan pembacaan komitmen bersama dan penyerahan penghargaan untuk 681 siswa berprestasi.

Baca Juga: Surabaya Gagal Raih KLA Predikat Paripurna, Ini Kata Wali Kota Eri

 

Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati, menegaskan capaian ini sejalan dengan status Surabaya sebagai bagian dari Child Friendly Cities Initiative (CFCI).

“Pemerintah kota hadir untuk memenuhi hak anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengasuhan. Kami berharap anak-anak Surabaya tumbuh optimal dalam lingkungan yang baik,” kata Ida. (ADV)

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.