Minggu, 08 Nov 2026 10:49 WIB

Wawali Armuji Kuasai Dua Aset YKP, Ketua Pengurus: Kita Minta Dikosongkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Jul 2025 14:39 WIB

selalu.id – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, diduga menguasai dua bidang tanah milik Yayasan Kas Pembangunan (YKP) tanpa izin resmi. Bidang tanah tersebut berada di Jalan Penjaringan Asri VII, tepat di samping kanan dan kiri rumah Armuji.

Aset milik YKP itu terlihat telah dibangun sebuah joglo dan tersambung dengan rumah pribadi Armuji.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Ketua YKP Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, membenarkan bahwa lahan di samping rumah Armuji masih tercatat sebagai aset YKP.

“Iya yang di sebelah rumah itu aset YKP,” ujar Yayuk, sapaan akrabnya, Selasa (22/7/2025).

Yayuk menegaskan, tanah tersebut belum diserahkan ke Pemerintah Kota Surabaya. Ia memastikan pihaknya akan meminta bangunan di atas lahan itu segera dikosongkan.

“Mohon maaf, aset tersebut masih aset YKP, belum aset Pemkot. Saat ini sedang kami persiapkan untuk diserahkan kepada Pemkot, sehingga Pak Armuji akan kami beritahu untuk mengosongkan lokasi,” tegas Yayuk.

Dugaan pemanfaatan aset ini sebelumnya diungkap kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat. Ia menyoroti penggunaan lahan YKP di sekitar rumah Armuji yang dijadikan pendopo non-permanen dan taman.

Baca Juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Achmad menilai tindakan itu merupakan bentuk pemanfaatan aset tanpa izin yang dibiarkan karena pelakunya adalah pejabat.

“Kalau itu PKL jualan di trotoar, pasti sudah diobrak. Tapi ini wakil wali kota memanfaatkan tanah tanpa bayar retribusi, nggak ada yang negur. Ini timpang. Di mana keadilan?” ujar Achmad.

Ia mengaku mengantongi video dan foto sebagai bukti, termasuk pelakat kepemilikan lahan yang menunjukkan tanah itu milik YKP.

Menurut Achmad, jika tindakan serupa dilakukan warga biasa, pasti langsung ditertibkan atau bahkan diproses hukum.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

“Bayangkan kalau itu warga sipil. Ada pelakat Pemkot atau YKP, terus mereka bangun bangunan, pasti digusur, bahkan bisa dipidana karena dianggap memanfaatkan aset tanpa izin,” lanjutnya.

Achmad meminta pejabat memberikan contoh dalam penegakan hukum dan keadilan sosial.

“Kalau pemimpinnya sendiri berlaku tidak adil, bagaimana dia bisa menata rakyatnya?” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringatan! Buang Puntung Rokok di Surabaya Bisa Didenda 1 Juta

Ketentuan tersebut berlaku sejak 14 September 2026 melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 45 Tahun 2026.

Top 5 Berita: Cara Dapat BSU 900 Ribu hingga Zodiak

Pembaca tertarik pemberitaan pemerintahan, sejarah hingga pemerintahan.

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.