Sabtu, 05 Sep 2026 18:10 WIB

Wawali Armuji Kuasai Dua Aset YKP, Ketua Pengurus: Kita Minta Dikosongkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Jul 2025 14:39 WIB

selalu.id – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, diduga menguasai dua bidang tanah milik Yayasan Kas Pembangunan (YKP) tanpa izin resmi. Bidang tanah tersebut berada di Jalan Penjaringan Asri VII, tepat di samping kanan dan kiri rumah Armuji.

Aset milik YKP itu terlihat telah dibangun sebuah joglo dan tersambung dengan rumah pribadi Armuji.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Ketua YKP Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, membenarkan bahwa lahan di samping rumah Armuji masih tercatat sebagai aset YKP.

“Iya yang di sebelah rumah itu aset YKP,” ujar Yayuk, sapaan akrabnya, Selasa (22/7/2025).

Yayuk menegaskan, tanah tersebut belum diserahkan ke Pemerintah Kota Surabaya. Ia memastikan pihaknya akan meminta bangunan di atas lahan itu segera dikosongkan.

“Mohon maaf, aset tersebut masih aset YKP, belum aset Pemkot. Saat ini sedang kami persiapkan untuk diserahkan kepada Pemkot, sehingga Pak Armuji akan kami beritahu untuk mengosongkan lokasi,” tegas Yayuk.

Dugaan pemanfaatan aset ini sebelumnya diungkap kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat. Ia menyoroti penggunaan lahan YKP di sekitar rumah Armuji yang dijadikan pendopo non-permanen dan taman.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Achmad menilai tindakan itu merupakan bentuk pemanfaatan aset tanpa izin yang dibiarkan karena pelakunya adalah pejabat.

“Kalau itu PKL jualan di trotoar, pasti sudah diobrak. Tapi ini wakil wali kota memanfaatkan tanah tanpa bayar retribusi, nggak ada yang negur. Ini timpang. Di mana keadilan?” ujar Achmad.

Ia mengaku mengantongi video dan foto sebagai bukti, termasuk pelakat kepemilikan lahan yang menunjukkan tanah itu milik YKP.

Menurut Achmad, jika tindakan serupa dilakukan warga biasa, pasti langsung ditertibkan atau bahkan diproses hukum.

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

“Bayangkan kalau itu warga sipil. Ada pelakat Pemkot atau YKP, terus mereka bangun bangunan, pasti digusur, bahkan bisa dipidana karena dianggap memanfaatkan aset tanpa izin,” lanjutnya.

Achmad meminta pejabat memberikan contoh dalam penegakan hukum dan keadilan sosial.

“Kalau pemimpinnya sendiri berlaku tidak adil, bagaimana dia bisa menata rakyatnya?” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.