Selasa, 29 Sep 2026 16:20 WIB

Soroti Kemiskinan, Gerindra Minta Pembangunan Jatim Tak Terpusat di Gerbangkertasusila

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Farid Kurniawan Aditama
Juru Bicara Fraksi Gerindra, Farid Kurniawan Aditama

selalu.id – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Namun, persetujuan ini disertai catatan kritis soal ketimpangan pembangunan dan persoalan sosial ekonomi di Jawa Timur.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Farid Kurniawan Aditama, menilai RPJMD harus menjadi landasan pembangunan yang menjawab tantangan nyata masyarakat. Ia menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Jawa Timur yang mencapai hampir 4 juta jiwa hingga 2024.

 

Menurutnya, daerah seperti Madura, Probolinggo, Tuban, dan Ngawi masih tertinggal dalam berbagai aspek. “Pembangunan selama ini terlalu terpusat di wilayah Gerbangkertasusila,” kata Farid, Senin (21/7/2025).

 

Gerindra mendesak percepatan pembangunan di wilayah tertinggal melalui skema konektivitas baru dan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi di Madura, Pantura, Mataraman, dan Tapal Kuda. Peningkatan layanan dasar dan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga dinilai penting.

 

Fraksi Gerindra turut menyoroti isu kebencanaan. Mengingat sebagian besar wilayah Jawa Timur rawan bencana, Gerindra meminta Pemprov mampu merespons bencana maksimal dalam waktu 2x24 jam.

 

Di sektor keuangan daerah, Gerindra menilai target pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 1,87 persen terlalu rendah. Fraksi ini mendorong target dinaikkan menjadi 5–7 persen dengan efisiensi anggaran berbasis program prioritas.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

 

Pengelolaan aset daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga menjadi sorotan. Farid menilai banyak aset bernilai miliaran rupiah yang mangkrak, sementara beberapa BUMD justru menjadi beban keuangan daerah. Gerindra mendesak adanya masterplan optimalisasi aset dan evaluasi menyeluruh kinerja BUMD.

 

Di sektor pertanian dan perikanan, yang masih menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Timur, Gerindra menyoroti penurunan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Gerindra mendesak langkah konkret seperti hilirisasi, perlindungan lahan pangan, dan pemberian insentif teknologi.

 

Baca Juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

Masalah sosial juga menjadi perhatian. Data 2024 menunjukkan angka perkawinan anak (8.753 kasus), kekerasan (1.800 kasus), dan perceraian (lebih dari 77.000 kasus) masih tinggi. Gerindra menekankan pentingnya pembangunan sosial yang memprioritaskan ketahanan keluarga, pendidikan perempuan, dan peran ibu.

 

Meski mengapresiasi capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang melampaui target, Gerindra mendorong penguatan program lingkungan terintegrasi dengan sektor industri, pertanian, dan pariwisata melalui konsep Green dan Blue Economy.

 

Gerindra juga mendorong agar RPJMD selaras dengan program prioritas nasional seperti Sekolah Rakyat, Makanan Bergizi Gratis, dan Koperasi Merah Putih. Fraksi Gerindra berkomitmen mengawal dan mengkritisi pelaksanaan RPJMD agar berpihak pada rakyat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

Pengguna jasa juga tetap dapat mengakses layanan melalui customer portal yang tersedia, termasuk PARAMA dan IBS.

Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan

Kegiatan ini menyasar sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, persyaratan teknis, perlengkapan keselamatan, hingga potensi pelanggaran ODOL.

Kabid TIK dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Ini Daftarnya

Kepada para pejabat baru, Irjen Pol Nanang berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru.

Pemkab Pasuruan Usulkan Lima Raperda 2026, Masa Jabatan Kades Juga Diatur

Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dalam rapat paripurna.

Top 3 News: Ternak Murai Batu hingga Hasil UEFA Nations League 2026

Ketiga berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.

Seorang Kakek Ditemukan Tewas dengan Tangan Terputus di Ladang Tebu Probolinggo

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Probolinggo masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.