Senin, 19 Okt 2026 07:29 WIB

Ahmad Hidayat Bongkar Manuver Armuji 'Rebut' Kursi Ketua PDIP Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Jul 2025 12:21 WIB
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat

selalu.id — Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mengungkap dinamika internal partai menjelang penentuan Ketua DPC PDIP Surabaya definitif. Ia menegaskan komitmennya terhadap semangat perjuangan Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri, sekaligus menyoroti manuver politik yang diduga melibatkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

 

Baca Juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Dalam pernyataannya, Achmad menegaskan bahwa PDIP bukan milik kelompok tertentu, tetapi rumah perjuangan bersama yang dibangun atas dasar pengorbanan dan keikhlasan, bukan ambisi kekuasaan.

 

“Saya tidak mau kalau partai dan semangat kebersamaan hanya dijadikan topeng ambisi kekuasaan, entah untuk diri sendiri, keluarga, atau golongan tertentu,” ujar Achmad kepada selalu.id, Jumat (18/7/2025).

 

Achmad juga menyerukan dukungan penuh agar Megawati Soekarnoputri kembali memimpin PDIP dalam Kongres VI mendatang.

 

Ia mengungkap, konflik internal PDIP Surabaya sudah berlangsung sejak November 2022. Menurutnya, saat itu Armuji sempat menemuinya setelah umrah dan menyampaikan keinginan politik.

 

“Beliau menyampaikan ingin maju lagi sebagai Wakil Wali Kota, menitipkan anaknya di kursi pimpinan dewan, dan menyerahkan urusan partai ke kader muda,” beber Achmad.

 

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Awalnya, permintaan itu dianggapnya sebagai bagian dari dinamika biasa. Namun, setelah pelantikan kepala daerah pada Februari 2025, Armuji kembali mengajaknya bertemu di rumah dinas dengan pembicaraan lebih serius.

 

“Dia minta dukungan saya untuk jadi Ketua DPC PDIP Surabaya. Saya tolak, karena saya pegang komitmen awal. Eh, malah saya diancam akan ‘diudal-udal’ kalau tidak ikut barisannya,” ungkapnya.

 

Achmad menduga, sejak penolakannya itu, muncul berbagai laporan internal yang menurutnya direkayasa untuk menjatuhkannya dan membuka jalan bagi Armuji menuju kursi Ketua DPC.

 

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

“Bagi saya, berpolitik itu bukan cuma soal kekuasaan. Tapi soal integritas dan kejujuran menjaga amanah partai,” tegasnya.

 

Di akhir pernyataannya, Achmad tetap mengajak seluruh kader PDIP menjaga persatuan di bawah panji partai.

 

“Tetap bergerak di bawah panji PDI Perjuangan. Perkuat dukungan untuk Ibu Megawati, kobarkan semangat perjuangan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.