Kamis, 03 Sep 2026 14:57 WIB

Ahmad Hidayat Bongkar Manuver Armuji 'Rebut' Kursi Ketua PDIP Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Jul 2025 12:21 WIB
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat

selalu.id — Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mengungkap dinamika internal partai menjelang penentuan Ketua DPC PDIP Surabaya definitif. Ia menegaskan komitmennya terhadap semangat perjuangan Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri, sekaligus menyoroti manuver politik yang diduga melibatkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

 

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Dalam pernyataannya, Achmad menegaskan bahwa PDIP bukan milik kelompok tertentu, tetapi rumah perjuangan bersama yang dibangun atas dasar pengorbanan dan keikhlasan, bukan ambisi kekuasaan.

 

“Saya tidak mau kalau partai dan semangat kebersamaan hanya dijadikan topeng ambisi kekuasaan, entah untuk diri sendiri, keluarga, atau golongan tertentu,” ujar Achmad kepada selalu.id, Jumat (18/7/2025).

 

Achmad juga menyerukan dukungan penuh agar Megawati Soekarnoputri kembali memimpin PDIP dalam Kongres VI mendatang.

 

Ia mengungkap, konflik internal PDIP Surabaya sudah berlangsung sejak November 2022. Menurutnya, saat itu Armuji sempat menemuinya setelah umrah dan menyampaikan keinginan politik.

 

“Beliau menyampaikan ingin maju lagi sebagai Wakil Wali Kota, menitipkan anaknya di kursi pimpinan dewan, dan menyerahkan urusan partai ke kader muda,” beber Achmad.

 

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Awalnya, permintaan itu dianggapnya sebagai bagian dari dinamika biasa. Namun, setelah pelantikan kepala daerah pada Februari 2025, Armuji kembali mengajaknya bertemu di rumah dinas dengan pembicaraan lebih serius.

 

“Dia minta dukungan saya untuk jadi Ketua DPC PDIP Surabaya. Saya tolak, karena saya pegang komitmen awal. Eh, malah saya diancam akan ‘diudal-udal’ kalau tidak ikut barisannya,” ungkapnya.

 

Achmad menduga, sejak penolakannya itu, muncul berbagai laporan internal yang menurutnya direkayasa untuk menjatuhkannya dan membuka jalan bagi Armuji menuju kursi Ketua DPC.

 

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

“Bagi saya, berpolitik itu bukan cuma soal kekuasaan. Tapi soal integritas dan kejujuran menjaga amanah partai,” tegasnya.

 

Di akhir pernyataannya, Achmad tetap mengajak seluruh kader PDIP menjaga persatuan di bawah panji partai.

 

“Tetap bergerak di bawah panji PDI Perjuangan. Perkuat dukungan untuk Ibu Megawati, kobarkan semangat perjuangan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.