Minggu, 19 Jul 2026 22:17 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2027, Pemkot Evaluasi Sarana Olahraga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Jul 2025 13:38 WIB
Eri Cahyadi dan Emil Dardak
Eri Cahyadi dan Emil Dardak

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X pada 2027. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan gelaran Porprov harus lebih meriah dan berdampak bagi masyarakat.

 

Baca Juga: Pemkab Probolinggo Kucurkan Hadiah Rp1,08 Miliar bagi Atlet Berprestasi di Porprov Jatim

“Porprov 2027 harus lebih menggelegar. Kita pernah jadi tuan rumah di 2007, dan tahun 2027 harus jauh lebih besar gaungnya,” kata Eri, Senin (14/7/2025).

 

Pemkot mulai berkoordinasi dengan KONI Surabaya dan KONI Jawa Timur untuk menentukan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, sekaligus menyesuaikan kebutuhan venue.

 

“Kita akan koordinasi dengan KONI Surabaya dan KONI Jatim. Mana saja venue yang dibutuhkan dan cabor apa saja yang akan ditampilkan. Jangan sampai ada venue dadakan yang belum siap seperti Porprov sebelumnya,” ujarnya.

 

Pemkot juga mengevaluasi seluruh sarana olahraga di Surabaya untuk memastikan kelayakan penggunaan, termasuk opsi renovasi atau peningkatan fasilitas.

 

“Nanti kita koreksi bersama, apakah cukup renovasi atau butuh peningkatan fasilitas. Semua akan ditindaklanjuti supaya Porprov 2027 berjalan lancar dan berkesan,” tegas Eri.

 

Baca Juga: Woodball Surabaya Wadul ke Dewan, Keluhkan Fasilitas Latihan Jelang Porprov 2027

Beberapa venue yang disiapkan di antaranya Lapangan Thor untuk sepak bola, Gelora Bung Tomo (GBT) untuk atletik, serta lapangan hoki di kawasan Dharmawangsa. Namun, keputusan final tetap berada di tangan KONI Jatim.

 

“Semua sarana kita maksimalkan. Tapi penentuan finalnya tetap dari KONI Jatim dan KONI Surabaya. Kita siapkan sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

 

Eri juga menyoroti capaian kontingen Surabaya di Porprov Jatim 2025 yang meraih 199 medali emas dari target 200 emas. Ia memastikan seluruh atlet tetap mendapatkan bonus sesuai ketentuan.

 

Baca Juga: Jember Marching Band Siapkan Tim Unggulan, 36 Atlet Lolos Seleksi Tahap Kedua

“Target kita 200 emas, tercapai 199. Tapi tetap, yang meraih emas, perak, perunggu—semuanya kita beri bonus sesuai ketentuan. Tidak ada pengaruh dari selisih satu medali itu,” katanya.

 

Eri menyebut ada beberapa kendala administratif yang membuat perolehan emas tidak diakui, termasuk di cabang olahraga anggar.

 

“Misalnya di cabor anggar, kita dapat emas, tapi tidak diakui karena masalah internal. Jadi secara riil sebenarnya kita sudah lampaui target,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.