Jumat, 05 Jun 2026 23:41 WIB

Dorong Transformasi Industri Hijau, SIER Teken Kerja Sama Proyek Karbon dengan Fairatmos

PT SIER
PT SIER

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan kawasan industri yang ramah lingkungan, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama strategis dengan Fairatmos. Sebuah perusahaan teknologi iklim yang berfokus pada pengembangan proyek karbon serta solusi dekarbonisasi berbasis sains dan teknologi.

 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Jakarta, dihadiri oleh Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, yang turut didampingi oleh Direktur Operasi PT SIER, Lussi Erniawati. Dari pihak Fairatmos, hadir CEO dan Founder Natalia Rialucky Marsudi serta Head of New Business, Cecilia Natasya.

 

Kerja sama ini mencakup penyusunan studi pra-kelayakan (pre-feasibility study) untuk pengembangan proyek karbon di kawasan industri milik SIER. Fokus utama studi tersebut meliputi pengelolaan limbah cair industri, peningkatan efisiensi energi, serta pemanfaatan teknologi rendah karbon dan inisiatif reforestasi, yang diharapkan dapat menghasilkan kredit karbon bersertifikat. Hasil studi ini nantinya akan menjadi landasan dalam pengajuan proyek ke Sistem Registri Nasional (SRN) maupun skema internasional seperti Gold Standard.

 

Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang SIER untuk menjadi kawasan industri yang tidak hanya unggul dalam daya saing, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

 

“Kami menyadari bahwa masa depan industri sangat bergantung pada kemampuannya dalam beradaptasi terhadap tantangan perubahan iklim. Kemitraan ini merupakan bentuk kesungguhan kami untuk menjawab tantangan tersebut secara terukur dan kolaboratif,” ujar Didik.

 

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kerja sama ini memiliki sejumlah nilai strategis, antara lain mendukung pemenuhan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), khususnya pada aspek lingkungan; membuka potensi pendapatan baru melalui mekanisme perdagangan kredit karbon; serta meningkatkan daya saing kawasan industri SIER dan para tenant-nya dalam menghadapi tuntutan global terkait keberlanjutan.

 

Baca Juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban

Kolaborasi ini juga diyakini akan membantu perusahaan dalam mempersiapkan diri menghadapi regulasi-regulasi baru di masa depan, seperti penerapan pajak karbon dan sistem perdagangan emisi. Dalam implementasinya, Fairatmos akan menyediakan dukungan teknis serta teknologi digital yang diperlukan dalam proses pengukuran, pemantauan, pelaporan, dan verifikasi proyek karbon, guna menjamin transparansi dan akuntabilitas di setiap tahap pelaksanaan.

 

“Komitmen ini menjadi fondasi penting untuk memastikan keterbukaan, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap standar nasional maupun internasional dalam setiap tahap pengembangan proyek karbon,” tegas Didik, yang saat ini tengah menempuh pendidikan program doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Universitas Airlangga.

 

Sementara itu, CEO Fairatmos, Natalia Rialucky Marsudi, menyambut baik kemitraan ini dan menyampaikan apresiasinya atas keseriusan SIER dalam merancang masa depan industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Baca Juga: Artistik dan Futuristik, Kupu-kupu Robotik SIER Karya Mahasiswa ITS Memukau Surabaya Vaganza 2026

“Kawasan industri seperti SIER memiliki potensi signifikan dalam berkontribusi terhadap pencapaian target penurunan emisi nasional. Kami siap mendampingi SIER dengan pendekatan berbasis data, teknologi, serta pengalaman kami dalam proyek-proyek karbon lintas sektor,” ungkap Natalia.

 

Fairatmos sendiri telah memiliki rekam jejak dalam pengembangan proyek karbon di berbagai wilayah Indonesia dan Asia Tenggara, mencakup pengelolaan limbah industri di Pasuruan, pengolahan sampah di Ponorogo, pengembangan energi terbarukan, hingga kegiatan reforestasi di kawasan mangrove dan gambut. Kolaborasi dengan SIER menjadi langkah strategis dalam memperluas dampak di sektor industri dan kawasan.

 

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap keberlanjutan, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model penerapan proyek karbon di kawasan industri Indonesia. Lebih dari sekadar menghasilkan kredit karbon, kemitraan ini menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi industri menuju masa depan yang rendah karbon, adaptif terhadap perubahan iklim, dan inklusif.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.