Selasa, 21 Jul 2026 11:26 WIB

Dijemput Orang Tak Dikenal di Daerah Balongbendo, Begini Kronologi Hilangnya Kusnadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Jun 2025 22:24 WIB

Selalu.id– Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, dilaporkan hilang sejak Rabu, 4 Juni 2025. Ia terakhir terlihat saat dijemput oleh tiga orang tak dikenal di tempat usaha ayam miliknya yang berada di wilayah Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Anak Kusnadi, Teddy Kusdita Kunong, menyampaikan bahwa sang ayah dijemput sekitar pukul 11.00 WIB oleh tiga pria asing. 

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Kata dia, satu orang mengajak Kusnadi masuk ke mobil, satu lainnya menunggu di dekat tiang listrik, dan satu orang lagi duduk di dalam mobil.

“Yang ngajak bapak ke mobil logatnya logat Madura. Waktu itu sempat ditanya sama pegawai di kandang, apa bapak pulang malam atau menginap, tapi jawabannya tidak dua-duanya,” ujar Teddy saat dihubungi selalu.id, Minggu (8/6/2025).

Teddy menuturkan, sejak Kamis (5/6), ia mulai kehilangan kontak dengan ayahnya. Telepon tidak diangkat, dan pesan WhatsApp yang dikirim pada Jumat tak kunjung dibalas. Hingga akhirnya pada Minggu pagi, ponsel Kusnadi diketahui sudah tidak aktif.

Setelah menunggu kepastian selama beberapa hari, Tonny akhirnya melapor ke Polsek Balongbendo pada Minggu siang. Dalam laporan bernomor STPLKO/021/VI/2025/SPKT/JATIM/SDA/BALBEN, disebutkan bahwa Kusnadi diduga hilang usai dijemput oleh orang asing di lokasi tempat tinggalnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

“Di Balongbendo kandang ayam bapak saya dan beliau memang tinggal di situ dan tidak tinggal lagi di Sedati Asri,” lanjutnya.

Pegawai kandang ayam yang sempat melihat penjemputan mengaku tidak sempat memperhatikan secara detail ciri-ciri orang yang membawa Kusnadi. 

Saat itu, mereka sedang sibuk mengurus pakan ayam dan hanya sempat melihat sekilas keberadaan tiga pria tak dikenal.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

“Ciri-cirinya setelah saya tanya pegawai, tidak mengamati jelas karena sedang sibuk mengurus pakan ayam hanya melihat tiga orang saja seklebetan,” ujarnya.

Teddy menduga, keberadaan terakhir ayahnya berada di wilayah Pamekasan, Madura. Namun, hingga saat ini belum ada informasi pasti mengenai kondisi maupun lokasinya.

Kusnadi yang kini berusia 66 tahun memiliki riwayat penyakit autoimun. Saat terakhir terlihat, ia mengenakan celana jeans panjang dan hem kotak-kotak berwarna biru, serta membawa ponsel merek Vivo Y27.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.