selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menargetkan pembangunan 59.000 sambungan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Surabaya dan Gresik sepanjang 2025–2026. Percepatan ini mendapat dukungan penuh dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Baca juga: Dukung Operasional 24 Jam, PGN Pastikan Pasokan Gas ke RSUP Dr. Sardjito
“Jargas adalah sumber energi bersih dan berkelanjutan. Selain membantu menekan subsidi elpiji, juga mendukung usaha kecil seperti sentra kuliner,” ujar Emil usai menerima kunjungan Direksi PGN di Surabaya, Kamis (8/5/2025).
Emil menambahkan, dengan tambahan hampir 60 ribu sambungan, masyarakat akan lebih mudah mengakses gas tanpa perlu repot membeli tabung. Pemprov Jatim juga telah mempermudah proses perizinan dan mendorong masyarakat beralih ke energi bersih.
Baca juga: Korban Keracunan Soto Ayam MBG di Mojokerto Bertambah jadi 261
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menyatakan komitmennya untuk mendukung kemandirian energi nasional dan mengurangi beban subsidi. “Kami juga gencar mengedukasi masyarakat untuk menggunakan energi yang lebih bersih dan praktis,” katanya.
PGN menyebut ekspansi jargas ini sejalan dengan program Asta Cita nomor 2 Prabowo–Gibran untuk mewujudkan swasembada energi menuju Net Zero Emission 2060. Wilayah operasi PGN SOR III saat ini meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan, dan Kawasan Timur Indonesia, dengan total lebih dari 200.000 pelanggan dari rumah tangga hingga industri.
Baca juga: Libur Nataru 2026, BPH Migas dan PGN Jamin Keandalan Gas Bumi di Jatim
“Dengan kolaborasi bersama SKK Migas dan Kementerian ESDM, kami pastikan pasokan gas tetap aman dan berkelanjutan,” tutup Arief.
Editor : Ading