Wali Kota Eri Cahyadi Simpulkan ini Penyebab Banjir di Surabaya

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Eri Cahyadi saat memantau banjir

selalu.id - Banjir atau genangan air yang terjadi di jalan-jalan protokol Surabaya kemarin disebabkan beberapa faktor, diantaranya kurangnya kapasitas pompa, serta permasalahan brandgang. Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Dharmawangsa itu yang di Kalidami dulu ada pompa, tapi kita mengandalkan gravitasi. Gravitasi kalau kontur tanah turun, aliran air cepat. Tapi kalau landai, maka kita butuh pompa. Berarti ya harus dipasang pompa," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

"Terus di Jalan Basuki Rahmat - Panglima Sudirman, karena ada brandgang (saluran air) yang dulu dipakai dan sekarang dikasih pintu air, sehingga aliran air ketutup," katanya.

Baca juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Menurut Eri, genangan air yang terjadi di kawasan Basuki Rahmat disebabkan karena aliran air hanya menuju satu titik ke Rumah Pompa Kenari (Grahadi).

Sehingga, pintu air brandgang tersebut harus dibuka supaya dapat membagi aliran air ketika hujan deras turun.

Baca juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Air yang harusnya lari ke brandgang malah ke grahadi (Kenari), jadinya antre di situ. Maka harus diganti brandgangnya, jangan ditutup," ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru