selalu.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya menurunkan harga minyak goreng melalui operasi pasar komoditas tersebut di Sidoarjo.
Dalam operasi pasar yang dilaksanakan di halaman PG-RA Al Ahmad Jalan Yos Sudarso,n Sidoarjo, Pemprov Jatim menggelontorkan 1.200 liter minyak goreng yang dijual seharga Rp 12 ribu per liter.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi langkah Pemrov Jatim dalam upaya menurunkan minyak goreng yang belakangan ini melambung tinggi hingga mencapai Rp 20 ribu per liter.
"Saya mewakili warga Sidoarjo berterima kasih atas perhatian dari Ibu Gubernur dan Pemprov Jatim yang mneggelar pasar murah di Sidoarjo. Ini tentunya langkah positif untuk membantu warga khususnya pedagang kecil yang merasakan dampak dari naiknya harga berbagai komoditas, salah satunya minyak goreng," ujar Bupati Muhdlor di sela mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau operasi pasar minyak goreng murah di Sidoarjo, Kamis (6/1/2022).
Baca juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri
Untuk memastikan operasi pasar ini tepat sasaran, Pemkab Sidoarjo membatasi pembelian maksimal 2 liter per orang dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian.
Sementara itu, Gubernur Khofifah mengatakan, sejak tanggal 17 Desember 2021 lalu, Pemprov Jatim telah mendistribusikan minyak goreng bersubsidi sebanyak 73 ribu liter. Bulan ini ada tambahan 2 ribu liter.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Pemprov memberikan subsidi sebesar Rp 2 ribu perliter dari harga pasaran Rp 14 ribu per liter sehingga harga jual ke konsumen hari ini Rp 12 ribu per liter," ucap Khofifah.
Operasi pasar murah seperti ini diharapkan bisa segera menurunkan harga minyak goreng di pasaran. Targetnya, minggu depan harga minyak goreng di konsumen maksimal sebesar Rp 14 ribu. (SL1)
Editor : Redaksi