selalu.id - Calon Tunggal Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku grogi saat melakukan debat perdananya tanpa ada lawan di konstetasi Pilwali 2024, di Dyandra Conventation Hall, Rabu (16/10/2024) malam.
Rasa groginya itu, Eri Cahyadi mengaku karena sudah lama tidak melakukan debat dan beda suasana sebab tidak ada lawan yang ditandinginya.
“Kesan pertama sudah lama nggak debat, ya ndredeg. Bedo rasane,” ungkap Eri.
Meski begitu, Eri menyebut dirinya bahagia sudah menyampaikan hasil debat perdananya dengan tema pelayanan dan kesehateraan. Ia mengaku bangga sudah membangun Surabaya meski hanya 3,5 tahun lamanya.
“Tapi saya bahagia hari ini bisa menyampaikan rasa terima kasih saya, syukur di depan banyak orang, karena membangun Surabaya selama 3,5 tahun saya, 2 tahun kena Covid, saya cuma 1,5 tahun loh, tapi bisa bangun RS, ngaspal semua jalan, bangun pedestrian, stunting turun, kemiskinan turun,” jelasnya
”Ini bukan karena saya, karena persatuan masyarakat Surabaya, gotong royong. Ayo terus bangun Kota Surabaya kota kita tercinta,” ujarnya.
Berbeda dengan pasangannta Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji tetap tenang pada debat perdana ini.
“Saya kira itu sudah menjadi keseharian kita, program-program yang ditanyakan dari panelis maupun masyarakat. Kita jawab santai, lugas, gaya Suroboyoan,” tuturnya.
Kesantainnta itu, Armuji menyebut bukan karena tidak ada lawan. Namun, ini pembelajara debat pada pilwali 2021 lalu qpalagi mulai naiknya Covid-19.
“awal-awal di samping covid, kita juga pertama kali dalam satu debat. Dulu sudah menjadi pembelajaran, jadi kita tenang-tenang saja.
Kalau dulu kita bisa saling menanyakan antara paslon tapi sekarang ini pertanyaannya dari panelis dan masyarakat,” tutupnya.
Baca juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan
Editor : Ading