Surabaya (selalu.id)- Selain memantau kelaikan armada bus, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya juga memfasilitasi keamanan terminal dengan memasang kamera CCTV face identification and recognition (kamera pengenalan wajah) di beberapa titik rawan. Hal ini untuk memberikan keamanan serta meminimalisir kejahatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajat mengatakan, lonjakan penumpang pada momen libur Natal dan Tahun baru (Nataru) dikhawatirkan memicu munculnya kejahatan.
Baca juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin
"Dipastikan masyarakat aman, diharapkan nantinya tidak ada lagi calo ataupun tindak kejahatan seperti copet, gendam dan lain sebagainya di dalam terminal," ujar Irvan, Senin (20/12/2021).
Selain itu, untuk kesiapan selama Nataru tahun ini, personel Dishub akan ditambah dan ditugaskan bersama TNI/polri, BPB Linmas dan Satpol PP.
Baca juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD
Penugasan tersebut, mem-backup petugas kepolisian di penyekatan nataru di pintu masuk Kota Surabaya dan pengamanan di tempat wisata.
"Kita tim satu kesatuan dari Pemkot Surabaya, nanti ada BPB Linmas, Satpol PP dan Dishub Surabaya," imbuhnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
Ia menambahkan, tempat wisata yang menjadi pengawasan Pemkot Surabaya adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS), Makam Ampel, Mangrove Wonorejo, THP Kenjeran dan mal.
"Kalau personil kami sendiri ada 1.750," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi