Nama Srikandi Demokrat Muncul dalam Bursa Pilwali Surabaya 2024, Begini Kata Pengamat

Reporter : Ade Resty
Herlina Harsono Njoto

selalu.id - Nama kader senior perempuan asal Partai Demokrat Herlina Harsono Njoto muncul dalam utak-atik kandidat Pilkada Surabaya 2024 pada November mendatang. Herlina disebutkan mumpuni menantang petahana Eri Cahyadi pada palagan pemilihan kepala daerah Surabaya.

Menanggapi itu, Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam mengatakan bahwa saat ini masih terbuka peluang untuk menjadi penantang incumbent. Namun Surokhim mengingatkan bahwa Pilkada Surabaya menjadi salah satu konsentrasi pusat, yang artinya menjadikan pertarungan semakin keras.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Surabaya itu Pilkada kelas satu di Indonesia sehingga DPP pasti cawe-cawe. Peluang utk membentuk koalisi menantang PDIP tetap terbuka," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Minggu (17/3/2024).

Surokim pun mengapresiaisi keberanian para politisi untuk maju ikut konstestasi Pilwali Surabaya.
Meski begitu, sosok kandidat untuk melawan incumbent atau petahana kuat seperti Eri Cahyadi saat ini harus mempunyai kompetitif dan kaliber.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Mbak herlina memang punya dapil Surabaya terlatih dan punya pengalaman di Pileg, tetapi untuk running pilwali Surabaya secara ketokohan saya pikir saat ini msh belum bisa kompetitif," jelasnya.

Pengamat Politik Univeristas Negeri Surabaya (UNESA), Dian Hijrah Saputra juga menanggapi isu Politisi perempuan partai Demokrat itu maju menjadi Bacawalkot Pilkada Surabaya.

Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Ia menilai potensi Herlina yang juga sebagai Ketua Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Surabaya itu memiliki pengalamannya sebagai anggota legislatif.

"Iya saya kira semua tokoh di Surabaya memiliki potensi termasuk Herlina Harsono Njoto. Sebagai anggota legislatif dari partai Demokrat. Tentu sekali lagi potensi itu masih ada, tinggal niat sungguh sungguh atau tidak dalam proses nya kita lihat saja nanti," ungkap Dian.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru