Akibat Viral, Pengunjung Ranu Manduro Mojokerto Membludak

Reporter : Ade Resty

Surabaya - Setelah viral dan menjadi perbincangan masyarakat, Wisata Ranu Manduro yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dipenuhi pengunjung pada pagi ini, Minggu (1/3/2020).

Dari foto yang di-posting oleh akun Facebook bernama Taufik Hidayat memperlihatkan antrian sekitar ratusan motor di lokasi wisata Ranu Manduro. Motor - motor pengunjung tersebut terlihat terjebak macet dan cenderung tidak bisa bergerak.

Baca juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Kepada selalu.id, Taufik menuturkan bahwa kemacetan terjadi semenjak pagi hari, pengunjung yang ingin melihat pemandangan Savana dengan lanskap indah bukit serta gunung penanggungan tersebut terus berdatangan.

"Tadi saya kesana sekitar jam 9 lah. Kemacetan sudah terlihat, seperti yang di foto itu," ujar Taufik.

Selain viral, membludaknya pengunjung yang membuat kemacetan luar biasa ini diperkurakan karena hari libur yang membuat masyarakat ingin mengunjungi wisata baru yang lagi hangat diperbincangkan.

"Memang banyak yang kesini, apalagi ini weekend," timpalnya.

Tak hanya di lokasi, kemacetan diperkirakan juga terjadi di akses-akses jalan menuju ke lokasi, lantaran pengunjung terus berdatangan memanfaatkan hari liburnya untuk mengunjungi wisata alam dengan pemandangan bak di luar negeri ini.

Baca juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

"Di lokasi saja sudah macet, apalagi yang mau masuk," jelasnya.

Sementara itu Ega, warga Surabaya yang mengaku hendak menuju ke lokasi wisata bersama rombongan klub motor sportnya terpaksa mengalihkan tujuan lantaran kemacetan yang luar biasa.

"Tadi maunya ke Ranu Manduro, kan keren bisa foto sama motor dengan pemandangan Savana. Tapi kita urungkan. Macetnya luar biasa mas, ditambah akses ke lokasi yang sempit dan masih jelek," ujar Ega yang memilih mengalihkan tujuan ke Pacet.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Mojokerto: Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian!

"Kalau lihat macetnya percuma juga mau kesana, pasti ndak dapat foto bagus kaya di medsos-medsos itu," tambah Ega.

Bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Ranu Manduro pada hari libur ini, diharapkan untuk mempertimbangkan matang-matang melihat membludaknya pengunjung saat ini, serta ditambah akses menuju lokasi yang terbilang sempit.

Ranu Manduro sendiri terkenal dan menjadi viral setelah beredarnya video yang memperlihatkan keindahan Padang Savana luas dengan bacground perbukitan serta Gunung Penanggungan. Lanskap seperti itu terlihat mirip dengan pemandangan-pemandangan di luar negeri.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru