Bandara Juanda Prediksi Kenaikan Penumpang hingga 35 Persen

Reporter : Ade Resty
Bandara Juanda

selalu.id - General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Sisyani Jaffar menyampaikan bahwa pihaknya memprediksi peningkatan penumpang pada masa periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami kenaikan sebesar 35 persen.

Sisyani Jaffar menyampaikan prediksi jumlah penumpang yang naik sebesar 35 persen dan pergerakan pesawat sebesar 34 persen ini meningkat dari periode Nataru tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan periode Posko Nataru tahun lalu, kami memperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah pergerakan pesawat dan penumpang karena memang kondisi trafik saat ini sudah mulai mendekati kondisi normal seperti sebelum pandemi,” kata Sisyani Jaffar, melalui keterangannya, saat dihubungi Selalu.id, Rabu (20/12/2023).

Ia menjelaskan puncak pergerakan penumpang juga diprediksi akan terjadi pada tanggal 22 Desember 2023 dan 29 Desember 2003 nanti. Meski begitu, pihaknya tetap melakuka upaya langkah antisipasi lainnya terkait pelayanan dan keamanan penumpang.

"Kita koordinasi bersama dengan instansi-instansi terkait guna pemantapan pelayanan kepada pengguna jasa selama periode Posko. Hal ini untuk memastikan seluruh pengguna jasa bandara dapat melaksanakan perjalanan dengan aman, tertib, nyaman dan lancar," ungkapnya.

Bandara Juanda juga memperkiraan jumlah penumpang juga yang datang dan pergi melalui Bandara Juanda sebanyak 56.391 orang yang diantaranya terdiri dari rute Domestik 46.089  orang dan Rute Internasional 10.302 orang.

Untuk libur tahun baru, kata dia, diprediksi terjadi pada tanggal 29 Desember 2023 dengan perkiraan pergerakan penumpang pesawat udara sebanyak 49.152 orang.

"Itu terdiri dari Rute Domestik 38.880 orang dan Rute Internasional 10.272 orang," jelasnya.

Lebih lanjut Sisyani Jaffar menambahkan, pihaknya juga bekerjasama a dengan banyak pihak yang terlibat dalam Posko Terpadu yakni Lanudal Juanda, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I, Perum LPPNPI, airlines, ground handling, BMKG, Imigrasi, dan Bea Cukai.

“Hal ini sebagai wujud sinergi sebagai pengelola bandar udara bersama stakeholders guna menjamin kelancaran angkutan natal dan tahun baru serta meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai dengan program 3S +1C (Safety, Security, Services dan Compliance)," ucap Sisyani Jaffar.

Sementara itu, manajemen Bandar Udara Internasional Juanda juga melakukan langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem. Sebagaimana prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada bulan Desember akan terjadi hujan yang cukup sering.

"Bandara Internasional Juanda melakukan antisipasi terhadap kondisi-kondisi tertentu serta memastikan pengawasan dan pemeliharaan fasilitas-fasilitas baik di area sisi darat maupun sisi udara selalu berfungsi dengan baik," pungkasnya.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Area Parkir Bandara Juanda Sempat Lumpuh

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru