selalu.id - Beredar video di TikTok dengan akun @Hetri_nf itu memperlihatkan sejumlah tempat sampah berserakan di Jalanan kawasan pantai Watu-Watu Kenjeran Surabaya, pada Minggu (17/12/2023).
Dalam rekaman video, terlihat sejumlah tempat sampah sengaja dibuang di tengah jalan dan menganggu arus lalu lintas. Disebutkan peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/12/2023) pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Patroli Malam Satpol PP Surabaya Temukan WRSE di TPU Kembang Kuning
"Katanya warga sekitar tidak boleh berdagang di sepanjang jalan Pantai watu-watu, ditertibkan satpol pp gitu pedagangnya,"kata akun @Hetri_nf saat membalas warganet yang menanyakan kejadian itu.
Terpisah, Camat Bulak Surabaya Hudaya membenarkan kejadian tersebut. Hudaya menceritakan peristiwa itu terjadi saat petugas Satpol PP melakukan penertiban rutin kepada para pedagang yang tidak boleh berjualan di sepanjang jalan pinggir pantai tersebut.
Hudaya menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran serta Satpol PP sering menggelar penertiban di area Pantai Watu-Watu Kenjeran tersebut. Namun, saat itu para pedagang marah saat ditertibkan.
Baca juga: Jaga Seleksi Calon Direktur Perumahan Tirta Argopuro, Ribuan Warga Probolibggo Akan Turun Jalan
"Iya (benar) setiap hari kami rutin melakukan penertiban,"tegasnya, saat dihubungi selalu.id.
Ia menjelaskan bahwa selama ini Pemkot Surabaya sudah melakukan pelarangan tidak boleh berjualan di kawasan tersebut dan sudah memberikan tempat berjualan di Sentra Ikan Bulak (SIB).
Namun, saat weekend, tambah Hudaya, kawasan watu-watu lebih ramai pengunjung yang menikmati suasana pinggir pantai. Sehingga, mereka pun mengambil kesempatan untuk berjualan di area itu.
Baca juga: Dua Anak Terjebak Lumpur di Pantai Kenjeran Diselamatkan Polisi Perairan
"Mereka sudah direlokasi dari dulu ke SIB. Nah,
sebenarnya mereka hari ini Ndak berjualan di SIB, tapi tetap berjualan disitu (di watu-watu yang sudah dilarang) karena hari Minggu ramai ya jadi mereka jualan di luar," jelasnya.
Hudaya menambahkan, tempat sampah yang berserakan akibat kemarahan pedagang tersebut sudah dibersihkan oleh petugas dan arus lalu lintas kembali lancar.
"Langsung kita bersihkan. Ndak lama kok. Arus lalu lintas kembali lancar," pungkasnya.
Editor : Ading