Sepi Pembeli, Pedagang Kritik Pengelola Pasar Turi Surabaya

Reporter : Ade Resty
Pasar Turi Sepi Pembeli

selalu.id - Ketua Majelis Pedagang Pasar Turi Surabaya, Haji Abdul Rosyid mengaku bahwa bisnis tidak menguntungkan karena minim pembeli. Hal tersebut pun menjadi kekesalan yang mereka tujukan terhadap pengelola manajemen di Pasar Turi.

Rosyid mengatakan meski TikTok Shop dibuka kembali, tetap saja tidak berpengaruh terhadap pedagang, jika pihak menejemen tetap memberikan banyak penekanan.

"Para pedagang disini banyak tidak suka  karena ada penekanan-penekanan dari pihak manajemen," kata Rosyid, saat ditemui selalu.id, di Pasar Turi, Jumat (15/12/2023).

Penekanan yang dilakukan terhadap pedagang iu, kata dia, misalnya pedagang yang jika tidak buka stand akan di denda Rp50 ribu.

"Itu kan tidak mendidik dan tidak merangkul pedagang. Tapi menghancurkan pedagang apalagi keadaan seperti ini, dimana-mana jualan sangat sepi," jelasnya.

"Gak buka didenda Rp50 ribu. Ada orang buka dua stand, begitu dia ke kantor jumlah denda dan listrik tunggakan sampai Rp43 juta. Padahal listrik gak kepakai, tutup stand gak kepakai," imbuhnya.

Meski Pemkot Surabaya berupaya melakukan agar Pasar Turi tidak sepi dengan memberi pelatihan digitalisasi agar pedagang bisa mengikuti perkembangan jaman. Namun menurutnya hal tersebut tidak memberikan dampak besar. Sebab, pedagang hanya ingin pengelolaan manajemen di Pasar Turi diperbaiki.

"Terus terang aja tidak ada pengaruhnya.  Sekarang orang itu walaupun dikasih kursus pikirannya gak nyantol karena sudah kepikiran bagaimana makan besok. Bukan masalah pelajaran, tapi bagaimana pasar ini dikelola oleh manajemen yang profesional," ungkapnya.

Oleh karenanya, pihaknya meminta Pemkot Surabaya untuk mengganti manajemen Pasar Turi.

"Kami sebenarnya sejak dulu bagaiman pasar turi dikelola Pemkot. Ini dikelola PT yang gak mampu. Contoh adanya bunga denda itu sudah sangat jauh. Sebenarnya pedagang ini kan sudah terpuruk ya harapannya dirangkul. Bukan makin ditindas, manajemennya hancur tapi pihak PT yang diganti lebih fresh kepada pedagang, "pungkasnya.

Baca juga: Kronologi Anjlokan KA Aksa Cargo di Pasarturi, Tiga Gerbong Tergelincir

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru