selalu.id - Hujan deras hingga menimbulkan banjir beberapa waktu lalu di Surabaya tak menyurutkan niat Calon Legislatif (Caleg) dari PDIP Surabaya nomor urut 5 Aprizaldi untuk menemui warga. Aprizaldi tetap mendatangi rumah dan sapa warga meski harus bertelanjang kaki (nyeker) lantaran banjir.
Agenda sapa warga tersebut digelar di salah satu rumah warga yang berada di RT 2 RW 12 Putat Jaya, Surabaya pada 8 Desember 2023 lalu. Tak disangka, hujan deras mengguyur Surabaya sejak sore hari. Namun hal tersebut tak menyurutkan warga untuk mendatangi lokasi dengan membawa payung, warga tetap ke lokasi dan berharap ingin bertemu calon legislatif yang didukungnya.
Gayung bersambut, Caleg nomor urut 5 dari PDIP Surabaya ini juga tidak mau membatalkan acara tersebut lantaran jadwal sudah ditetapkan dan menurutnya janji bertemu warga harus ditepati.
"Ya saya harus mendatangi lokasi, ada atau tidak warga saya harus kesana. Eh, ternyata mereka masih bertahan. Terima kasih buat kegigihan warga di sana. Terima kasih," ujar Aprizaldi kepada selalu.id.
Lokasi pertemuan yang berada di dalam kampung, hanya bisa diakses oleh motor lantaran lebar jalan yang kecil. Dengan kondisi genangan air setinggi mata kaki orang dewasa, Aprizaldi menolak dibonceng motor, khawatir air dapat masuk ke rumah warga jika dilewati motor. Aprizaldi memilih berjalan dan harus melepas alas kaki atau dalam bahasa Jawa disebut nyeker. Dengan menenteng payung, Aprizaldi nampak berjalan menembus lebatnya hujan serta genangan air menuju rumah warga yang berjarak sekitar 300 meter dari jalan raya. Baju serta celana Caleg inipun nampak basah sebagian lantaran kencangnya aing saat itu.
Sampai di lokasi, Aprizaldi dikejutkan dengan puluhan orang yang masih menunggu kedatangannya di rumah tersebut. Wargapun dibuat kaget serta kagum dengan kehadiran Caleg yang nekat menembus hujan deras dan banjir untuk memenuhi janjinya ke warga.
"Lho wonge teko, udan-udan. Mantab Iki," celetuk salah satu warga kala itu.
"Terima kasih sudah rela datang meski hujan deras. Terima kasih," timpal Aprizaldi.
Baca juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar
Meski ditengah hujan deras dan harus duduk berhimpitan lantaran keterbatasan tempat, acara sapa warga tersebut berjalan lancar dengan bertukar aspirasi dan solusi permasalahan di kampung tersebut.
Aprizaldi mengaku terharu dengan kegigihan warga yang antusias memberikan dukungan kepadanya.
"Ini diluar ekspektasi. Meskipun tadi tidak ada yang datang, saya maklum karena kondisinya tidak memungkinkan, tapi apa yang terjadi, puluhan orang masih bertahan. Luar biasa! Makanya sejak awal saya memastikan datang dengan kondisi apapun, karena itu janji saya dan saya harus menepati. Alhamdulillah respon masyarakat sangat luar biasa. Sekali lagi terima kasih," pungkas Aprizaldi.
Baca juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang
Editor : Ading