selalu.id - Pertemuan Tingkat Tinggi ASEAN untuk Disabilitas atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar dibuka dengan tari-tarian serta musik dari para difabel, Selasa (10/10/2023).
Para tamu undangan dari negara-negara se-Asia Tenggara serta negara undangan lainnya nampak menikmati sajian dari para penampil. Tak jarang mereka berdecak kagum dengan kemampuan penari dan musisi ditengah keterbatasan fisiknya.
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa isu disabilitas ini cukup hangat dibicarakan, tak hanya di ASEAN, tapi seluruh dunia, hal ini mengingat jumlah difabel di seluruh dunia cukup tinggi.
"Kita bicara disabilitas ini bertujuan untuk bagaimana menangani atau memberikan lingkungan yang ramah untuk mereka (difabel) di seluruh ASEAN," ujar Risma.
Tak hanya dari ASEAN saja, forum tingkat tinggi ini juga dihadiri perwakilan dari Amerika, Inggris dan Australia.
"Kita coba mengajak seluruh dunia untuk menangani disabilitas dengan lebih baik lagi, baik kepada anak-anak hingga orang dewasa," imbuhnya.
Penampilan dari anak-anak difabel tersebut sekaligus sebagai pembuka forum tingkat tinggi se-Asia Tenggara yang dijadwalkan digelar selama dua hari (10-11 Oktober 2923) di Makasar.
Para tamu undangan dijadwalkan juga akan diajak berkeliling Makasar dan sekitarnya untuk menikmati wisata unggulan.
Baca juga: 200 Lowongan Dibuka, Bursa Kerja Disabilitas Surabaya Ramai Peminat
Editor : Ading