selalu.id - Ratusan nelayan Surabaya menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 dengan suasana yang berbeda. Kali ini sebanyak hampir 600 nelayan Surabaya, mengadakan upacara sambut HUT RI di tengah laut, Rabu (16/8/2023).
Diadakan pertama kali para nelayan ini berlayar ke tengah laut yang berada di kawasan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Dipimpin atau dikomandani oleh salah satu Ketua Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni'am.
"Jadi kita punya kurang lebih 13 Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan teman teman nelayan. Kurang lebih jumlah anggotanya hampir 600 orang nelayan," kata Abdul Ghoni, yang sekaligus Koordinator Nelayan.
Abdul Ghoni menjelaskan dari ratusan nelayan, ada sebanyak 78 perahu yang kita siapkan dengan memasang bendera merah putih. Ratusan nelayan itu antusias melaksanakan upacara yang pertamakali digelar itu.
"Yang kita ingin tanamkan adalah semangat nasionalisme dan cinta kepada tanah air dan juga termasuk di dalamnya untuk menjaga laut kita ini agar tidak tercemar," jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa respon para nelayan antusiasi menyambut upacara di laut tersebut. Ini merupakan bukti menunjukkan kekompakan kesolidan dalam menjaga persatuan yang lebih baik.
"Kadang terkejut, terkagum, kaget, dan baru kali ini kita laksanakan. Walaupun ada sedikit ketidaksempurnaan, tadi kita lihat mereka belajar baris berbaris," ungkap Anggota DPRD Fraksi PDI-Perjuangan itu.
Lebih lanjut Ghoni menyampaikan harapan ratusan para nelayan ini untuk pemerintah agar lebih mensejahterakan perekonomian untuk kehidupan para nelayan.
"Di kota Surabaya ada kurang lebih 2 ribu nelayan, yang notabenya mereka merupakan profesi paling tua yang harus kita lestarikan dan jaga," jelasnya.
"Rata-rata mereka lulusan SD, SMP sedikit, SMA pun sedikit, mereka harus kejar paket penyetaraan. Apalagi mereka masih mencari ikan masih menggunakan teknologi tradisional," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu Nelayan warga Sukolilo Baru, Madrifa (30) mengaku senang bahwa melakukan upacara di laut ini merupakan pertama kali di lakukan. Ia menyebut ratusan nelayan berasal dari 8 desa diantaranya Nambangan, Sukolilo Baru, Bulak dan Cumpat
Dia mengungkapkan para nelayan berharap dimomen Hari kemerdekan ini warga bisa makin sejahtera.
"Pertama kali, sebelumnya belum pernah.
Biasanya merayakan di kampung. Senang, ada kemajuan para nelayan dan memupuk rasa cinta tanah air. Harapannya kesejahteraan warga," pungkasnya.nya.
Baca juga: Karnaval HUT RI di Desa Jatirembe, Singgung Situasi Negeri dengan Kostum Koruptor
Editor : Ading