Wali Kota Eri Buat Aturan Tegas Soal Harga Seragam di Koperasi Sekolah, Ini Ancamannya Jika Melanggar

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memperbolehkan menjual seragam di koperasi Sekolah di SD-SMP dengan ketentuan harga tidak boleh lebih tinggi dari harga pasaran.

Eri menegaskan, seragam yang dijual di koperasi sekolah kualitasnya harus baik dan meskipun koperasi diperbolehkan menjual seragam, sekolah tidak diperbolehkan memaksa wali murid untuk membeli.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Sebenarnya koperasi diperbolehkan, harganya tidak boleh lebih tinggi dari pasaran. Tidak semua anak itu bisa (membeli seragam) ke luar, lebih cepat di koperasi ya nggak apa, itu lebih mempermudah, tapi tidak ada paksaan membeli semuanya di koperasi," kata Eri, Minggu (30/7/2023).

Eri menegaskan bahwa tidak ada seragam yang mahal dan melebihi harga pasaran di koperasi Sekolah yang ada di Surabaya.

Misal seragam batik, kata Eri, meskipun hanya tersedia di koperasi sekolah, harga jualnya juga tidak boleh melebihi harga seragam yang di jual di pasaran.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Jika masih ada sekolah negeri di Kota Surabaya yang memaksa wali murid untuk membeli seragam di koperasi, Wali Kota Eri meminta warga untuk segera melapor.

"Kalau ada sampaikan ke saya, jangan hanya menyampaikan itu. Sebut SMP-nya di mana, kepala sekolahnya siapa. Karena di Dispendik itu juga ada hotline untuk menyampaikan keluhan itu," sebutnya.

Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Tak hanya itu, Eri Cahyadi pun mengancam Kepala Sekolah jika nekat melakukan hal tersebut.

"Sekolah jangan pernah memberikan harga yang tidak masuk akal. Kalau ada yang diperlakukan seperti itu oleh sekolah, tolong orang tua sampaikan secara langsung ke saya atau masuk hotline Dispendik. Kalau benar itu terjadi, saya pastikan kepala sekolahnya akan saya copot," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru