Bangkai Paus Terdampar di Surabaya Memiliki Panjang 12 Meter dan Berat 10 Ton

Reporter : Ade Resty
Screenshoot video bangkai Paus di Surabaya

selalu.id - Doker hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) menyebut Paus sepanjang 12 meter dengan berat 10 ton yang mati terdampar di bibir pantai tepatnya wilayah Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya, masih berusia muda.

Ahli Patologi FKH Unair Drh Bilqisthi Ari Putra menyebut pihaknya masih belum mengetahui perkiraan berapa usia muda paus tersebut. Ia menyebut Paus tersebut sudah terdampar selama tiga hari.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

"Pausnya 12 meter, berat 10 ton berusia muda. Saat ini mengalami pembusukan. Kami belum mengetahui kapan (Paus) itu mati, tetapi dipastikan sudah terdampar 3 hari,"kata Drh Bilqis, saat dihubungi selalu.id, Senin (15/5/2023).

Drh Bilqis mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami penyebab kematian paus muda tersebut. Tim FKH Unair bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jatim Juga masih melakukan evakuasi.

Baca juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

"Rombongan dari unair hari ini ada 4 orang. Besok ada 10 tim yg akan turun kembali untuk otopsi,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kejawan Putih Tambak M Yasin mengatakan penemuan bangkai Paus itu ditemukan pertamakali oleh nelayan di sekitar perairan bibir pantai tersebut.

Baca juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

"Nelayan yang menemukan, mengapung kemarin siang,"kata M. Yasin, saat dihubungi selalu.id. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru