selalu.id - Ratusan kader PDIP Surabaya menghadiri konsilidasi akbar, Minggu (12/3/2024). Konsolidasi ini untuk merapatkan barisan persiapan pemenangan pemilu 2024.
Dalam konsolidasi ini juga ditekankan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat tentang pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, UMKM, sampai lapangan kerja.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Para kader tiada lelah turun ke kampung-kampung, membantu warga, memberi solusi untuk berbagai tantangan. Dengan kolaborasi bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota, PDI Perjuangan terus mendapat dukungan luas dari rakyat," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Minggu (12/3/2023).
Adi menegaskan kader banteng di Kota Surabaya terus bekerja keras untuk mewujudkan terget yang telah ditentukan. Yakni dengan cara bergerak hingga ke kampung-kampung untuk menyerap dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
"Kader-kader PDIP di Surabaya sangat bekerja keras untuk mewujudkan target itu. Kami berada di kampung-kampung, bergerak bersama menyelesaikan problem rakyat secara real," kata Adi.
Adi mengatakan, pihaknya juga terus mengukur tingkat efektivitas dari kerja-kerja kepartaian yang dilakukan hingga ke kampung-kampung tersebut, di mana DPC PDIP Surabaya tidak henti-hentinya melakukan survei internal untuk mengukur efektivitas kinerjanya.
"Dari waktu ke waktu terus kita ukur efektivitas dari kerja-kerja yang kita lakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat. Yakni dengan melaksanakan survei secara rutin," ujarnya.
Baca juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes
Berdasarkan survei yang dilakukan, jika Pemilu diselanggarakan saat ini, raihan suara PDIP di Kota Surabaya mencapai 46,7 persen. Meski raihan suara tersebut terbilang tinggi, Adi enggan mengendorkan kerja-kerja kepartaian. Ia malah menargetkan raihan suara PDIP di Surabaya bisa lebih dari 50 persen.
"Hari ini survei di kami adalah 46,7 persen di Kota Surabaya, kalau Pemilu digelar hari ini. Masih ada waktu untuk mendongkrak lagi sampai melebihi 50 persen. Terget di atas 50 persen," kata Adi.
Adi pun menegaskan pentingnya konsolidasi yang diselenggarakan untuk menyatukan semangat dan pikiran agar lebih mudah mewujudkan terget kemenangan di Pemilu 2024.
"Jadi konsolidasi untuk mengkristalisasi semangat, hati, pikiran, dan semua tindakan untuk mencapai kemenangan Pemilu di 2024. Prestasi itu kan tidak ada rongga. Harus semakin padat, semakin keras," ujarnya.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar
Pelaksana harian (Plh) Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Budi 'Kanang' Sulistyono meyakini PDIP bisa mencatatkan hattrick kemenangan di Kota Surabaya. Digelarnya konsolidasi sebagai salah satu upaya mewujudkan hattrick kemenangan tersebut. Tidak saja untuk merebut kursi di parlemen, tetapi juga untuk merebut kepercayaan masyarakat.
"Tujuan konsolidasi tentu saja kita mau pemilu. Ketika mau pemilu meski kita review evaluasi ke belakang. Empat tahun lalu apa yang sudah kita lakukan titipan rakyat, ketika masih ada kurang maka kita harus selesaikan dalam waktu satu tahun. Sehingga satu periode ini adalah menyelesaikan masalah rakyat,"terangnya.
"Nah tentu saja satu tahun terakhir ini banyak kekurangan-kekurangan, kita yang harus diselesaikan termasuk UU desa teknik,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi