Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Ini Penyebabnya

Reporter : Ade Resty
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrim dan angin kencang di Wilayah Provinsi Jawa Timur yang akan terjadi pada 11 hingga 17 Februari 2023.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, berdasarkan analisis kondisi iklim saat ini bahwa di wilayah Jatim masih berada pada puncak musim hujan.

Baca juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih signifikan terdapat potensi
peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan,"kata Taufiq, Sabtu (11/2/2022).

Taufiq mengatakan, potensi cuaca ekstrim di Jatim dikarenakan karena aktifnya La Nina lemah, gelombang Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang berdampak pada meningkatnya potensi curah hujan.

Baca juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

" Adanya Siklon Tropis Freddy yang mengakibatkan terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan massa udara di wilayah Jawa Timur yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif,"ujarnya.

Sehingga, beberapa wilayah di Jawa Timur yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang,
puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi)

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Wilayah yang berpotensi berdampak cuaca ekstrim yakni di wilayah Bangkalan, Batu, Blitar, Bojonegoro,
Bondowoso, Jember, Jombang, Lamongan, Kota dan Kabupaten Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Tuban, Kediri, Mojokerto, Probolinggo, Blitar, Pasuruan, Banyuwangi, Gresik, Lumajang, Malang, Pacitan, Sampang, Trenggalek, Tulungagung serta Kediri. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru