selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rencananya akan menjadikan kawasan Kampung 1001 malam yang berada di tol Dupak-Gresik, menjadi rumah pompa air.
"Saya dan Gubernur Khofifah ingin mengubah kawasan ini. Disini kan tempatnya air, (akan dijadikan) rumah pompa, sehingga mengurangi banjir di Surabaya,"kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (17/10/2022).
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Eri menjelaskan, dengan jadinya rumah pompa. Hal itu akan mengurangi banjir yang ada di kawasan Kampung 1001 malam tersebut
"Akan dijadikan sungai, jadi kita akan gunakan semaksimal mungkin rumah pompanya, sehingga banjir bisa dikurangi daerah sini karena ini memang kita lakukan,"ujarnya.
Saat ini, Pemkot Surabaya tengah melakukan pembongkaran tempat tinggal warga yang di bawah (kolong) tol tersebut secara bertahap.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Nantinya, mereka mulai pindah ke Rusun Sumur Welut, Karang Pilang, Surabaya per Rabu (19/10/2022). Kemudian, dilanjutkan relokasi warga yang di kampung 1001 malam
"Kita merubah pelan-pelan. Hari ini ada persiapan dibawah jembatan (kolong tol) 16 KK yang akan dipindah Rabu dahulu. Sebelum diteruskan oleh gang yang ada di kampung 1001 malam,"jelasnya.
Nantinya, 146 KK yang ditinggal di Kampung 1001 Malam (tepat dibibir tol Dupak-Gresik) juga akan di relokasi ke rusun.
Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untukk menyediakan rusun bagi warga yang tidak KTP Surabaya.
"Disini ada KTP Surabaya dan non Surabaya. Setelah sowan ke bu Gubernur memohon arahan, beliau juga membantu terkait dengan warga non Surabaya ditempatkan di rusun yang disediakan oleh Pemprov,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi