selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melakukan rotasi sekaligus melantik 320 pejabat Pemkot di Graha Sawunggaling, Rabu (12/10/2022).
Eri Cahyadi menjelaskan, ada beberapa alasan ratusan pejabat tersebut dirotasi. Salah satunya mendekatkan rumah pejabat ke tempat kerjanya sebagai kemudahan untuk melakukan pelayanan ke masyarakat.
"Kemarin ada salah satu pejabat yang sebenarnya pintar, tapi karena rumah dan tempat kerjanya jauh, makanya mungkin kurang maksimal memberikan pelayanan,"kata Eri.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..
Menurutnya, pelayanan itu bisa maksimal kalau pejabat itu didekatkan dengan rumahnya atau wilayahnya.
"Nah, saya ingin pelaksanaan pelayanan publik itu lebih efektif dan efisien, makanya kita dekatkan rumahnya dengan tempat kerjanya," ujarnya.
Tak hanya itu, Eri menjelaskan, pelayanan publik itu harus berhenti di kelurahan agar pejabat ini bekerja dekat dengan rumahnya.
Sehingga, mereka semakin maksimal dalam memberikan pelayanan kepada warga Surabaya.
Baca juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR
"Dengan cara itu, saya berharap mereka bisa menciptakan inovasi-inovasi dan bersinergi dengan berbagai stakholder untuk menyejahterakan warga Kota Surabaya. Makanya dalam rotasi ini kita dekatkan mereka ke rumahnya masing-masing," ujarnya.
Lebih lanjut Eri menyampaikan, dengan merotasi mereka juga memberikan suasana yang baru.
Sejak awal, Eri telah menyampaikan bahwa para pejabat itu harus dirotasi untuk meningkatkan kemampuannya.
Menurutnya, kalau sudah 5 tahun berada di suatu jabatan, biasanya bosen, makanya inilah waktunya untuk dirotasi atau diputar.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
"Jadi, ini salah satu caranya untuk meningkatkan dan menaikkan kemampuan manajerial mereka supaya lebih baik lagi ke depannya. Apalagi, syarat untuk menjadi kepala dinas dan camat itu harus pernah memimpin di beberapa tempat, dan inilah saatnya,"jelasnya.
"Intinya, kalau dia di camat terus tidak bisa, karena dia tidak pernah memegang anggaran besar, makanya perlu perlu dirotasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi