Catat! Arus Lalu Lintas di Depan Pasar Turi Dilakukan Contra Flow, Ini Rutenya

Reporter : Ade Resty
Pemasangan box culvert di depan Pasar Turi

selalu.id - Lalu lintas depan pasar turi baru atau tepatnya Jalan Dupak diberlakukan contra flow atau buka tutup mulai 3-17 Oktober 2022.

Pemberlakuan Contra flow ini terkait dengan proyek saluran atau pemasangan box culvert di berbagai titik Kota Surabaya. Salah satunya di Jalan Dupak tersebut.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Soesandi Ismawan menjelaskan, pemberlakuan contra flow itu merupakan hasil koordinasi antara jajaran Pemkot Surabaya dengan Polrestabes Surabaya.

Sandi menyampaikan, pemberlakuan contra flow tersebut sekitar pukul 21.00-05.00 WIB.

"Jadi, nanti dari arah barat di Jalan Dupak dialihkan ke sisi selatan lewat jalur contra flow depan PGS (Pasar Grosir Surabaya). Setelah itu lurus ke arah timur lalu masuk ke Jalan Tembaan," kata Sandi, Jumat (7/10/2022).

Rekayasa lalu lintas tersebut karena proyek pengerjaan saluran itu dimulai dari sisi utara, sehingga jalan yang sisi utara yang ditutup sementara.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan dengan arus lalu lintas yang sudah diatur di lapangan.

"Teman-teman Dishub dan kepolisian sudah standby di lokasi untuk membantu mengatur arus lalu lintas,"ujarnya.

"Kami mohon maaf apabila ada kepadatan arus lalu lintas di jalan tersebut, karena memang ada pengerjaan koneksi saluran,"lanjutnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Sementara itu, Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Eko Juli mengatakan, pengerjaan saluran itu untuk mengkoneksikan atau menghubungkan saluran di depan PGS dengan saluran besar di Pasar Turi Baru.

Saluran besar itu nyambung ke saluran Dupak Perahu sampai nyambung ke pompa air Dupak.

"Jadi, selama ini kalau ada hujan lebat di depan Pasar Turi Baru di rel-rel itu pasti tergenang, karena memang posisi jalannya rendah dan air yang dari selatan jalan tidak bisa keluar, karena nunggu air dari Jalan Semarang surut dulu, makanya kita bikin saluran yang menghubungkan saluran di depan PGS ke saluran di depan Pasar Turi Baru," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru