selalu.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan sepak bola. Ini buntut terjadinya tragedi kerusuhan yang menewaskan ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022).
"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,"kata Presiden Jokowi, melalui kererangan persnya di youtube Sekretariat Presiden, Minggu (2/9/2022).
Presiden Jokowi pun telah memerintahkan jajaran yang terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang sepak bola.
"Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola, dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya,"ujar Jokowi.
Tak hanya itu, Jokowi juga memerintahkan Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi para korban.
Baca juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri
"Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit, agar mendapatkan pelayanan terbaik,"
Lebih lanjut Jokowi sangat menyesalkan atas kejadian tragedi tersebut. Ia pun berharap tragedi tak terjadi terulang kali dan terakhir di dunia sepak bola tanah air.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang,"ungkapnya.
"Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,"imbuhnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi