selalu.id - Manajemen Playtopia mengklarifikasi dan meminta maaf kepada Putra sulung Mensos Risma, Fuad Benardi atas insiden pengusiran anaknya saat bermain di Playground yang berlokasi di Ciputra Word Surabaya (CWS). Manajemen Playtopia dan Ciputra World Surabaya bertemu dengan Fuad Benardi dan istri di Cafe Bober, Jumat (2/9/2022).
General Manager Playtopia, Tohidin mengaku kaget dengan munculnya pemberitaan tersebut. Dirinya mengaku langsung terbang dari Jakarta menuju Surabaya.
Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga
"Saya sangat kaget, kok bisa seperti itu kejadiannya. Saya langsung berangkat (Jakarta) kesini (Surabaya),"kata Tohidin pada pertemuan di tersebut.
Tohidin mengatakan, manajemen Playtopia meminta maaf atas kejadian pelayanan yang tidak mengenakkan. Ia berjanji kasus ini akan menjadi pelajaran Playtopia untuk lebih baik lagi
"Ini pelajaran untuk Playtopia. Kami tahu bagaimana kecewanya orangtua, apalagi untuk anak yang ingin happy fun, tapi orangtua malah kecewa atas pelayanan kami. Ini buat pelajaran berharga buat Playtopia, kami minta maaf,"ujarnya.
Baca juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon
Menurutnya, pegawai Playtopia yang sedang bertugas pada saat kejadian itu cara menegurnya kepada pengunjung tidak sopan dan lepas kontrol.
"SOP tetap berjalan, sesuai apa yang diharapkan Pemerintah yakni wajib menggunakan masker. Kenyamanan, keselamatan untuk customer yang lain tetap sama. Pegawai tetap kami pertimbangkan,"jelasnya.
Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang
Sementara itu, Fuad Benardi mengatakan, manajemen Playtopia berjanji akan memperbaiki SOP agar tidak terjadi lagi masalah seperti yang dirinya dan keluarga alami.
"Iya pihak Playtopia sudah meminta maaf dan akan memperbaiki SOP tanpa ada perbedaan semua anak. Mereka juga siap menerima saran masukan, supaya lebih baik lagi,"ungkapnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi