selalu.id - Akun twitter @yohanesalbertus mengunggah foto mobil tangki air milik Pemkot Surabaya sedang melakukan penyiraman tanaman di kawasan Merr, Surabaya, saat kondisi hujan, Jumat (12/8/2022). Peristiwa ini dianggap lucu.
"Menyiram tanaman dikala hujan, benar-benar cerdas dan lugas,"sebut akun twitter tersebut dengan gaya sindiran sarkasme.
Baca juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
Menanggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, kejadian itu pada saat kondisi hujannya hanya singkat sekitar 15 menit dan mendadak.
"Sebelum hujan mereka juga menyiram. Khawatirnya hanya mendung dan tidak turun hujan, mengingat saat ini masih kemarau," kata Hebi, Sabtu (13/8/2022).
Baca juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?
Intensitas hujan, kata dia, pada saat itu juga rendah dan sedang yang berlangsung tidak lama. Sehingga, petugas menyiram tanaman dengan kuantitas air yang banyak, supaya menyimpan air dalam biopori.
"Di taman-taman itu kan ada biopori untuk menyimpan air. Karena cuacanya kan panas sekali memang," ujarnya.
Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan
Hebi menyebut, untuk menyiram tanaman sendiri, petugas mengambil air dari sungai. Karena air sungai banyak amonia atau pupuk basah. Air sungai atau air got itu disebut mengandung unsur (N) nitrat dan (P) fosfat di sungai.
"Kalau pakai air PDAM malah bahaya, ada tawas, tidak bagus untuk tanaman. Yang bagus memang air sumur, tapi air sumur kan susah. Air kencing kita itu mengandung unsur nitrat dan fosfat, malah bagus, air got juga bagus," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi