selalu.id - Sopir bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) diduga menggunakan zat akdiktif. hal ini disampaikan oleh Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman.
"Kemarin kami dalami keterangan dari pengemudi, ternyata ada indikasi sejenis sabu. Hari ini, kami mengambil darah untuk kita kirim ke Labfor, untuk memastikan kandungan apa yang ada di pengemudi ini,"kata Latif, Selasa, (17/5/2022).
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Latif menyampaikan bahwa penyebab utama kecelakaan bus tersebut ada indikasi karena menggunakan narkoba. Pihaknya masih mendalami dan menyerahkan ke reskrim atau resnarkoba untuk diperiksa lebih lanjut.
"Kita masih mendalami, dia makai dimana dan kapan penggunaannya,"ujarnya.
Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto
Menurutnya, selama perjalanan bus tersebut di Surabaya atau di Wonosobo sampai jogja itu ada waktu dia berhenti. Selain itu, ada satu jam sopir ini tidak ikut acara di Dieng, Jawa Tengah.
"Ada satu jam dia tidak ikut acara di dieng, yaitu satu jam di tempat makan,"jelasnya.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Saat ditanya apakah sopir tersebut mengakui menggunakan narkoba, Latif menerangkan bahwa sopir tidak mengakuinya. Hasil tes urin tersebut masih sementara.
"Kalau sopir kan enggak mengakui. Kalau ini kan hasil daripada tes urin sementara,"ujar Latif. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi