Polisi Periksa 5 Saksi Ambrolnya Seluncuran Kolam Renang Kenjeran

Reporter : Ade Resty
Gubernur Jatim Khofifah saat meninjau Waterpark Kenjeran bersama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto

selalu.id - Polisi memeriksa 5 saksi mata peristiwa ambrolnya seluncuran water park Kenjeran Surabaya, Minggu (8/5/2022).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto menyampaikan, saksi-saksi tersebut masih dalam proses penyeledikan. Sehingga, pihaknya masih melengkapi bukti-bukti kejadian tersebut.

Baca juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

"Kami juga koordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim yang akan datang ke lokasi dugaan sementara akan diinformasikan paska Labfor," ujar Anton, Minggu (8/5/2022).

Sementara operasional Wahana Waterpark Kenjeran tersebut ditutup sementara sampai penyeledikan kejadian tersebut sampai selesai.

"Kenjeran waterparknya yang diitutup,"kata Anton.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa dua tahun lalu telah dikonfirmasi kalibrasi kepada tim rekonstruksi waterpark dari White Water Kanada.

"Saya sambil tunggu proses yg dilakukan oleh Kapolres dan tim untuk asesmen sambil menunggu white water yang konstruksi disini," kata Khofifah saat meninjau Waterpark Kenjeran.

Baca juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Khofifah mengungkapkan bahwa Pemprov maupun Pemkot turut merasakan kesedihan keluarga korban dari 17 orang yang sedang wisata, justru tertimpa musibah.

"Saya langsung koordinasi dengan pak Wali Kota dan beliau memberi informasi detail," terangnya.

Ia berharap, Polres Tanjung Perak serta serta White Water Kanada bisa memberi kejelasan penyebab kejadian tersebut.

Baca juga: Dua Anak Terjebak Lumpur di Pantai Kenjeran Diselamatkan Polisi Perairan

"Kita berharap bahwa proses polres Tanjung Perak ini kasih kejelasan dan white water Kanada bisa kasih penjelasan apa yg kita ketahui dari kejadian kemarin bisa terang benderang," terangnya. (Ade/SL1)

 

 

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru