Petugas Gabungan Patroli 24 Jam Amankan Jumat Agung dan Paskah di Surabaya

Reporter : Ade Resty
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto

selalu.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya menggelar patroli menjelang pelaksanaan ibadah keagamaan bagi umat Kristen dan Katolik, yakni perayaan Jumat Agung dan Paskah.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya beserta 31 kecamatan untuk menggelar Patroli Pengawasan. Kegiatan tersebut, mulai digelar hari Kamis (14/4/2022) malam hingga Minggu (17/4/2022) saat perayaan Paskah.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Patroli yang digelar pada malam hari adalah rangkaian dari patroli keamanan selama bulan Ramadan," kata Eddy, Kamis (14/4/2022).

Eddy menegaskan, pada pengamanan perayaan ibadah Jumat Agung dan Paskah, seluruh personel yang diterjunkan akan fokus untuk melakukan penjagaan.

"Yang jelas, untuk pengamanan Jumat Agung dan Paskah, mulai nanti malam para personel akan berkonsentrasi pada gereja-gereja," tegas nya.

Pada kegiatan patroli tersebut, Eddy mengaku bahwa menerjunkan 150 personel Satpol PP Kota Surabaya. Serta, 310 personel gabungan dari kecamatan, TNI dan Polri.

"Pengamanan yang kita lakukan secara otomatis adalah 24 jam," ungkap dia.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Ia pun meminta kepada seluruh gereja di Surabaya untuk membantu melakukan pengamanan menjelang peribadatan hari suci tersebut.

Dimulai dari akses masuk menuju gereja, hingga jumlah jemaat yang dipastikan menghadiri ibadah Jumat Agung maupun Paskah.

"Ada baiknya tidak semua pintu masuk gereja dibuka. Serta, ikut membantu melakukan penjagaan saat jemaat masuk kedalam gereja," ujar dia.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Ia memastikan, para jemaat yang hendak beribadah ke gereja tidak perlu khawatir. Sebab, pihaknya berupaya menjaga keamanan warga Kota Surabaya dalam menjalankan perayaan hari keagamaan.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan keinginan Wali Kota Surabaya Cahyadi, bahwa setiap umat beragama harus merasa aman dan nyaman saat beribadah di Kota Surabaya.

"Kami menghimbau agar para jemaat tetap mematuhi prokes selama kegiatan ibadah berlangsung, untuk ikut menekan persebaran Covid-19," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru