Urai Macet di Jalur Ketapang, Ditlantas Polda Jatim Terjunkan 60 Personel dan Puluhan Motor Patroli

Reporter : Dony Maulana
Antrean kendaraan atau macet menuju jalur Pelabuhan Ketapang. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur memperkuat pengamanan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Langkah ini diambil guna mengurai penumpukan kendaraan yang memicu kemacetan di kawasan tersebut.

Sebanyak 60 personel tambahan beserta 30 unit sepeda motor operasional dikerahkan langsung ke sejumlah titik rawan antrean.

Baca juga: Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

Para petugas bakal melakukan pengaturan lalu lintas, patroli berkala, hingga memastikan kelancaran arus pergerakan kendaraan.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menjelaskan, puluhan personel tersebut merupakan gabungan dari Ditlantas Polda Jatim dan jajaran Polres setempat.

"Kami menerapkan pola pengaturan empat shift selama 24 jam. Kehadiran petugas secara berkelanjutan ini untuk memastikan arus lalu lintas tetap bergerak sekaligus mengantisipasi berbagai kendala di sepanjang jalur antrean," jelasnya, Senin (7/9/2026).

Tak hanya fokus mengurai antrean, prioritas khusus juga diberikan kepada armada penanganan darurat. Petugas di lapangan disiagakan untuk memberikan pengawalan bagi ambulans maupun warga yang membutuhkan akses medis cepat.

Baca juga: Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

"Petugas di lapangan akan memberikan prioritas dan membantu pengawalan terhadap kendaraan darurat, khususnya ambulans maupun masyarakat yang membutuhkan penanganan medis segera," tegas Rahmat.

Ia menekankan bahwa penanganan kelancaran di kawasan Pelabuhan Ketapang tak bisa dilakukan sendirian. Butuh sinergi lintas instansi agar masalah kepadatan dapat teratasi secara menyeluruh.

"Penanganan ini membutuhkan kerja bersama. Kepolisian fokus menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di jalan, sementara optimalisasi pelayanan penyeberangan tentunya terus dikoordinasikan bersama Kementerian Perhubungan, ASDP, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan seluruh stakeholder terkait," papar Rahmat.

Baca juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Polda Jatim memastikan skema penebalan personel ini akan terus dievaluasi mengikuti situasi panjang antrean di lokasi. Rekayasa lalu lintas lanjutan pun disiapkan jika terjadi lonjakan volume kendaraan.

Masyarakat yang hendak menyeberang via Pelabuhan Ketapang diimbau untuk rajin memantau kondisi arus lalu lintas terkini sebelum berangkat.

Selain itu, juga memperhitungkan estimasi waktu perjalanan, serta memanfaatkan rute alternatif jika memungkinkan. Pengendara juga diminta tetap tertib dan mematuhi instruksi petugas di lapangan.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru