Kamis, 22 Okt 2026 20:50 WIB

Kisah Pilu PMI Jember yang Meninggal Usai Tertusuk Paku di Malaysia

Keluarga beserta tim dari Pemkab Jember saat ziarah ke pemakaman Muhammad Iswandi, PMI yang meninggal di Malaysia. (Foto: Nurul/selalu.id).
Keluarga beserta tim dari Pemkab Jember saat ziarah ke pemakaman Muhammad Iswandi, PMI yang meninggal di Malaysia. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Tangis haru mewarnai kedatangan jenazah Muhammad Iswandi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Pria yang bekerja hampir dua dekade di Malaysia tersebut akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya usai dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Jenazah Iswandi tiba di rumah duka pada Minggu (6/9/2026) malam sekitar pukul 21.18 WIB. Kepulangan almarhum disambut langsung oleh jajaran Pemkab Jember, mulai dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perdagangan (Disnaker), Camat Arjasa, hingga Camat Pakusari.

Putri almarhum, Istantina Anitia alias Nita menceritakan, ayahnya sudah merantau ke Negeri Jiran sejak 2006 silam. Kala itu, Nita masih mengenyam pendidikan di bangku Taman Kanak-Kanak (TK).

"Selama hampir 20 tahun bekerja di Malaysia, beliau pernah berganti pekerjaan. Mulai dari pabrik perakitan rangka mobil, manufaktur wadah plastik, sampai terakhir di perusahaan pembuat wadah minuman," ungkap Nita saat ditemui di rumah duka.

Nita menceritakan, ayahnya tidak pernah memiliki riwayat penyakit kronis. Namun, kondisi kesehatannya mendadak menurun dalam dua tahun terakhir setelah kakinya mengalami luka akibat tertusuk paku.

Luka tersebut memburuk hingga membengkak dan memicu komplikasi infeksi yang diduga berkaitan dengan tetanus. Almarhum sempat libur bekerja selama tiga hari untuk memulihkan kondisi.

Baca Juga: Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Padahal, Iswandi sejatinya sudah merencanakan kepulangan ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2026. Namun takdir berkata lain, ia ditemukan tak bernyawa di sebuah musala saat bersiap pergi berobat ke rumah sakit setempat pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Kabar duka tersebut baru diterima keluarga di Jember pada hari yang sama sekitar pukul 13.15 WIB melalui rekan almarhum di Malaysia lewat media sosial.

"Saat ditemukan, HP dan uang tunai almarhum sudah tidak ada. Yang tersisa hanya paspor dan kunci kamar. Keluarga sempat ragu sebelum akhirnya mendapat konfirmasi resmi dari kepolisian Malaysia," bebernya.

Proses pemulangan jenazah memakan waktu hingga hampir tiga pekan akibat rumitnya proses verifikasi dokumen dan prosedur kepolisian setempat. Pemulangan baru terealisasi berkat pengawalan ketat jaringan relawan, keluarga, serta dukungan lintas pihak.

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Jember, Zamroni menyampaikan bahwa pembiayaan kepulangan jenazah almarhum ditanggung penuh secara pribadi oleh Bupati Jember Muhammad Fawait tanpa menggunakan dana APBD.

"Pemulangan ini murni bantuan pribadi dari Bupati Fawait, bukan menggunakan APBD. Prosesnya juga diperlancar berkat peran serta Anggota DPR RI Bambang Haryadi," kata Zamroni.

Usai disemayamkan sejenak di rumah duka dan disalatkan, jenazah Iswandi langsung dimakamkan oleh pihak keluarga di pemakaman umum Desa Biting, Kecamatan Arjasa pada Minggu malam. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Mereka datang sekitar pukul 14.45 WIB.