Bahan Baku Tisu PT SPS di Sukoanyar Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Pemadaman Dikerahkan

Reporter : Achmad Supriyadi
Tumpukan bahan baku tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto yang terbakar, saat dipadamkan petugas pemadam kebakaran. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Kebakaran terjadi di lokasi tumpukan bahan baku tisu PT Sun Paper Source di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8/2026).

Terbakarnya bahan baku tisu itu imbas dari kebakaran lahan tebu yang tepat berada di samping pabrik pembuatan tisu tersebut, lalu merembet ke lokasi penyimpanan bahan baku.

Baca juga: Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Lahan tebu terbakar sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, dua jam kemudian api merembet diduga dari percikan abu dari tebu yang beterbangan jatuh di tumpukan bahan baku tisu.

Pantauan di lokasi, api membakar beberapa tumpukan bahan baku tisu. Asap putih membumbung tinggi terlihat jelas. Enam hingga tujuh mobil pemadam kebakaran mencoba memadamkan api.

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi mengatakan awal mula kebakaran pabrik produksi tisu itu dari lahan tebu lalu merembet ke area bahan baku tisu.

"Tadi sekitar pukul 10.00 WIB kami mendapat laporan bahwasannya ada kebakaran lahan tebu yang ada di wilayah desa Sukoanyar. Lalu ada laporan bahwasannya kebakaran itu merembet ke pabrik Sun Paper yang ada di sebelahnya dari lahan yang terbakar tadi. Sun Paper itu yang kami ketahui adalah pabrik pembuatan tisu," terangnya.

Baca juga: Kejati Jatim Lelang Mobil, Motor hingga Tanah di Mojokerto, Berikut Tanggal Dibuka dan Syaratnya

Heru menambahkan, saat ini penanganan atau pemadaman masih dilakukan dengan mendatangkan enam hingga tujuh mobil pemadam dari pihak pabrik sendiri.

"Saat ini kita masih belum bisa karena masih dalam penanganan, namun dari petugas damkar sudah datang, baik yang dari PMK maupun dari pabrik sendiri, karena pabrik sendiri juga punya damkar dari SPS. Sementara mungkin bahan kertas yang untuk digunakan sebagai tisu karena ini pabrik-pabrik tisu yang kami ketahui," ungkapnya.

Menurut Heru, pihaknya tidak bisa masuk ke area kebakaran karena tidak diperbolehkan masuk ke pabrik oleh pihak keamanan. Bahkan, wartawan yang mengambil foto dan video juga sempat dilarang oleh pihak keamanan pabrik.

Baca juga: Bukan Sekadar Jeruk: Cerita dari Bantaran Sungai Balongcangkring Mojokerto yang Menghidupi Sekolah

"Kami belum bisa masuk ke dalam, kita hanya bisa melihat dari samping, saat ini yang di sebelahnya pagar saja yang terbakar. Ya mudah-mudahan tidak sampai merempet ke area pabrik. Masih proses bekerja, karena saat ini kan tidak ada libur, tapi karyawan juga aktivitas," jelasnya.

Karyawan yang sempat bekerja harus dievakuasi untuk menghindari adanya korban dari peristiwa kebakaran tersebut.

"Mungkin kita lihat tadi ada evakuasi kepada karyawan yang berada di lokasi yang terbakar, jadi evakuasi saat ini juga. Sementara belum, mudah-mudahan tidak ada. Ada enam atau tujuh mobil pemadam," kata Heru.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru