selalu.id - Puluhan halte di Kota Surabaya dinilai masih menyimpan potensi besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya segera mengoptimalkan 69 halte yang belum dimanfaatkan sebagai media iklan maupun kerja sama hak penamaan (naming rights).
Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..
Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.
Menurut Eri, capaian tersebut menunjukkan potensi pendapatan yang jauh lebih besar jika seluruh halte strategis dimanfaatkan.
“Artinya ada potensi 69 halte. Ini harus segera dioptimalkan oleh pemerintah kota untuk meningkatkan PAD, karena dari delapan halte saja untuk kontrak beberapa tahun kita sudah mendapatkan lebih dari setengah miliar,” jelasnya, Rabu (22/7/2026).
Politikus PDI Perjuangan ini menilai banyak halte berada di lokasi strategis dengan nilai ekonomi tinggi sehingga layak ditawarkan kepada pihak swasta sebagai media promosi.
Baca juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR
Eri mencontohkan halte di kawasan Embong Kaliasin, tepat di depan Hotel Bumi Surabaya, yang dinilai memiliki nilai komersial tinggi.
Skema kerja sama tidak hanya sebatas pemasangan logo atau billboard, tetapi juga bisa dikembangkan melalui konsep naming rights atau hak penamaan halte.
“Misalnya halte Basuki Rahmat. Kalau diberikan hak nama tentu hasil appraisal nilainya bisa berbeda. Jadi bukan hanya menempel iklan atau logo, tetapi juga dalam bentuk naming right atau hak penamaannya,” paparnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
Eri berharap Pemkot Surabaya melalui Dishub segera mempercepat pemanfaatan seluruh halte yang belum dikerjasamakan. Langkah tersebut diyakini mampu menjadi sumber PAD baru tanpa harus membangun aset tambahan.
“Kalau 69 halte yang belum dimanfaatkan ini semuanya didorong tahun ini, otomatis akan meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan,” tegasnya.
Editor : Zein Muhammad